PSS Sleman Belum Lakukan Negosiasi Ulang Kontrak Pemain

Klub Shopee Liga 1 2020, PSS Sleman belum melakukan negosiasi ulang kontrak pemain. Mereka masih menunggu surat resmi PSSI.

PSSI kembali menerbitkan Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020, tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa tahun 2020 pada 27 Juni 2020. Dalam SK tersebut juga tercantum perihal kebijakan gaji pemain serta pelatih terbaru pada poin ketiga.

“Apabila kompetisi telah efektif untuk dimulai, maka klub Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan kesepakatan ulang bersama dengan pelatih dan pemain atas perubahannya nilai kontrak pada perjanjian kerja yang telah disepakati Dan ditandatangani sebelumnya,” demikian isi surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Yaitu perubahan nilai kontrak untuk Liga 1 dengan kisaran 50% dan Liga 2 dengan kisaran 60% dari total nilai kontrak atau sekurang-kurangnya diatas upah minimum regional yang berlaku dimasing-masing klub, dan akan berlaku satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi dimaksud”.

“Dan apabila telah terjadi perubahan kesepakatan baru akibat keadaan kahar terkait pandemi COVID-19 antara pihak sebelum tanggal berlakunya surat keputusan ini, maka atas kesepakatan para pihak, kontrak tersebut tetap berlaku,” lanjut isi surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Menanggapi hal itu, Direktur PT Putra Sleman Sembada, Hempri Suyatna menjelaskan jika pihaknya belum bergerak terkait negosiasi pemain. Menurutnya manajemen masih menunggu surat resmi dari PSSI.

“Kami akan komunikasikan dan konsultasi dulu ke PSSI agar tidak multitafsir dan menimbulkan persepsi yang berbeda,” kata Hempri, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya ada beberapa hal yang masih perlu penjelasan lebih detail. Oleh karenanya, pihaknya memilih untuk menunggu surat resmi daripada buru-buru bergerak.

“Saya lihat masih ada beberapa hal yang perlu penjelasan lebih detail seperti yang saya sampaikan tadi agar tidak multi tafsir, makanya kami menunggu suratnya dulu,” paparnya.

Hempri menjelaskan, beberapa hal yang akan dikonsultasikan terkait substansi dari negosiasi kontrak tersebut. Seperti batas waktu negosiasi ketika kompetisi belum berjalan.

Selain itu, dia juga ingin mengetahui kapan komoetisi berakhir. Pasalnya, rata-rata pemain hanya dikontrak selama satu musim yang jika menurut jadwal awal berakhir oada bulan Desember.

“Termasuk juga kapan kompetisi berakhir. Karena ini terkait masa kontrak pemain juga,” tutupnya.