PT LIB Rilis Jadwal Lanjutan Kompetisi Liga 1 Bulan Juli 2020

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan bulan Juli 2020 jadwal kompetisi lanjutan Liga 1 bakal dirilis agar semua tim bisa segera bersiap.

Seperti diketahui, PSSI telah memutuskan kompetisi Liga 1 dilanjutkan Oktober mendatang dengan tetap menerapkan protokol keesehatan.

Dilanjutkannya Liga 1 hingga Liga 3, tentunya PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator segera mempersiapkan jadwal hingga hal teknis lainnya.

PSSI dalam mengeluarkan Surat Keputusan (SK) juga menekankan agar PT LIB segera bergerak dengan cepat untuk membuat jadwal dan menentukan stadion mana saja yang bakal digunakan nantinya.

Hal itu tak lepas dari wacana kompetisi Liga 1 yang bakal berpusat di Pulau Jawa.

Yang mana klub-klub yang berada di luar pulau Jawa yakni, PSM Makasssar, Persipura Jayapura, Barito Putera, Borneo FC, dan Persiraja Banda Aceh bakal berkandang di Yogyakarta, Jawa Tengah.

Untuk itu, PT LIB tengah menyusun jadwal pasti untuk kelanjutan Liga 1 di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini.

Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa sebenarnya tim PT LIB telah membuat skenario jadwal selama satu bulan kompetisi unntuk diberikan kepada klub-klub.

Hal itu dilakukan untuk klub agar segera mempersiapkan para pemain menjelang bergulirnya kompetisi.

“Kalau ada skenarionya begini kan klub siap-siap. Kami berikan mulai dari tempat, jadwal, dan segalanya. Klub sendiri juga banyak masukan ke LIB, ada yang keberatan di tempat ini, ada yang pengen ini dan pengen itu,” kata Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

“Jadi semua jadwal, semua hal teknis lainnya kami formasikan ulang sesuai dengan rapatnya biar klub-klub juga nyaman mainnya. Kami akomodir, kami sinkronisasikan, supaya jadwal bisa tertata dengan baik,” ucapnya.

Akhmad Hadian mengharapkan mengenai kepastian tempat dan hal teknis yang diusulkan klub-klub bisa diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kalau mau kami sih jadwal yang kami kasih sekenario kemarin ke klub sudah bisa kami rilis, tapi ternyata ada masukan dari klub. Jadi kami terima dan tugas kami kan memang mengakomodir keinginan klub,” ujar Hadian.

Sementara itu saat disinggung mengenai kepastian jadwal kompetisi Liga 1, Akhmad Hadian mengatakan bahwa Juli 2020 jadwal akan rilis.

“Dalam sebulan ini, bulan Juli mudah-mudahan ini jadwal fix. Jadi tidak menunggu waktu lama kami sudah bisa rilis berbagai hal,” katanya.

“Tentunya tidak semua, pasti rilis ini dulu yang sudah fix, dan nanti rilis berikutnya termasuk yang protokol kesehatan masing-masing, kapan mereka (para pemain) di tes dulu.

“Apa di homebase-nya sampai ke tempat bertanding sebagai tamu juga harus dites lagi. Jadi kan masih banyak proses prosedur yang harus dilakukan, kami juga merunut pada aturan pemerintah dan FIFA,” tutur Akhmad Hadian.

Hal itu dilakukan untuk klub agar segera mempersiapkan para pemain menjelang bergulirnya kompetisi.

“Kalau ada skenarionya begini kan klub siap-siap. Kami berikan mulai dari tempat, jadwal, dan segalanya. Klub sendiri juga banyak masukan ke LIB, ada yang keberatan di tempat ini, ada yang pengen ini dan pengen itu,” kata Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

“Jadi semua jadwal, semua hal teknis lainnya kami formasikan ulang sesuai dengan rapatnya biar klub-klub juga nyaman mainnya. Kami akomodir, kami sinkronisasikan, supaya jadwal bisa tertata dengan baik,” ucapnya.

Akhmad Hadian mengharapkan mengenai kepastian tempat dan hal teknis yang diusulkan klub-klub bisa diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kalau mau kami sih jadwal yang kami kasih sekenario kemarin ke klub sudah bisa kami rilis, tapi ternyata ada masukan dari klub. Jadi kami terima dan tugas kami kan memang mengakomodir keinginan klub,” ujar Hadian.

Sementara itu saat disinggung mengenai kepastian jadwal kompetisi Liga 1, Akhmad Hadian mengatakan bahwa Juli 2020 jadwal akan rilis.

“Dalam sebulan ini, bulan Juli mudah-mudahan ini jadwal fix. Jadi tidak menunggu waktu lama kami sudah bisa rilis berbagai hal,” katanya.

“Tentunya tidak semua, pasti rilis ini dulu yang sudah fix, dan nanti rilis berikutnya termasuk yang protokol kesehatan masing-masing, kapan mereka (para pemain) di tes dulu.

“Apa di homebase-nya sampai ke tempat bertanding sebagai tamu juga harus dites lagi. Jadi kan masih banyak proses prosedur yang harus dilakukan, kami juga merunut pada aturan pemerintah dan FIFA,” tutur Akhmad Hadian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.