Joko Susilo Menilai Kompetisi yang Terhenti Memaksa Tim Mulai Lagi dari Nol

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo menilai bahwa penghentian kompetisi membuat tim harus kembali melakukan adaptasi.

Seluruh klub Liga 1 sejatinya telah melakukan persiapan jelang musim 2020 dimulai.

Akan tetapi ketika menginjak pekan ketiga, akibat adanya pandemi covid-19 telah memaksa kompetisi sepak bola harus terhenti.

Kabar gembira pun kemudian muncul seusai PSSI memutuskan bahwa Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan September atau Oktober mendatang.

Bila rencana tersebut benar-benar terlaksana, bisa dikatakan bahwa jeda kompetisi telah terjadi sekitar enam bulan lamanya.

Dilansir BolaSport.com dari Surya Malang, menanggapi hal tersebut, pelatih Persik Kediri, Joko Susilo mengaku seluruh tim harus memulai kembali persiapan dari nol sebelum kompetisi digelar.

Bahkan saking lamanya tanpa pertandingan membuat Joko berpikir bahwa meski memainkan skuat yang sama namun rasanya seperti membentuk tim baru.

“Karena ini libur lama sekali, gak bisa kami langsung meneruskan, gak bisa,” kata Joko Susilo.

“Pasti semua harus dibenahi, karena ini sudah nol kembali, ibarat kami membuat tim lagi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, kini Joko sedang berfokus menyatukan pemain Persik.

Hal tersebut dilakukan untuk kembali melihat bagaimana performa pemain setelah libur panjang.

Sehingga nantinya Joko dapat menyusun strategi yang ia akan gunakan menghadapi kembalinya kompetisi.

“Kami tes semuanya lagi sampai berapa level pemain,” ucap Joko.

“Kemudian bagaimana kerjasamanya lagi, jadi kami mulai dari awal lagi,” tuturnya.

Tak berhenti sampai di situ, Joko juga berharap sebelum kompetisi benar-benar dilanjutkan, timnya bisa melakukan uji coba.

Selain untuk membangun kembali kerja sama tim, dengan uji coba Joko juga bisa menilai bagaimana kondisi timnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.