Cegah COVID-19 Saat TC Timnas U-16, Ini Strategi Dokter Tim

PSSI menerapkan aturan ketat selama berlangsungnya training center Timnas Indonesia U-16. Itu menjadi strategi dokter tim mencegah penularan COVID-19.

Timnas U-16 akan memulai kembali persiapan menuju Piala Asia U-16 Bahrain 2020. Mereka akan latihan terpusat di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, 6-29 Juli mendatang.

Pada TC keempat ini ada penerapan aturan yang lebih ketat pascapandemi virus Corona. Ketua tim medis PSSI, dr. Syarif Alwi, mengatakan para pemain akan lebih dulu melakukan test PCR (Polymerase Chain Reaction), kemudian disusul rapid test pada pekan berikutnya.

Kemudian, Alexandro Felix Kamuru dkk dilarang ke mall dan menggunakan lift khusus untuk protokol kesehatan.

“Rapid test akan berkala minimal empat kali selama latihan. Jadi selain tes, dari mulai keluar mobil, tempatnya juga akan kami semprot disinfektan,” kata Syarif kepada pewarta.

“Kami punya standar tinggi, tidak ada main-main. Bahkan mereka keluar dari tempat itu pun tidak boleh. Kami akan karantina ketat. Seperti ke mall, tidak ada. Tidak bisa seenaknya keluar malam,” kata pria yang karib disapa Papi ini.

Tak hanya itu, PSSI juga meminta lift khusus kepada pihak penginapan untuk digunakan para pemainnya. Termasuk menyiapkan ruang isolasi khusus untuk pemain yang kedapatan reaktif terhadap COVID-19.

“Kami akan isolasi di lantai berbeda. Apalagi buat yang Orang Tanpa Gejala (OTG) akan kami isolasi di ruangan khusus. Mungkin ada lima ruangan di atas. Jadi kami bedakan dengan tempat yang biasa,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.