Pelatih Persik Kediri Berharap Liga 1 Digelar Dengan Penonton

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo berharap suporter boleh masuk ke stadion saat kompetisi dimulai. Ia merasa ada sesuatu yang kurang bila pertandingan dimainkan tanpa penonton.

Belum diketahui suporter diizinkan datang atau tidak saat kompetisi dimulai pada September atau Oktober mendatang. Namun, isu yang beredar, pertandingan dilaksanakan tanpa penonton.

Penyebaran virus corona yang masih luas di Tanah Air, menjadi alasan. Dikhawatirkan, kehadiran mereka malah menimbulkan malapetaka yang membuat pasien baru bermunculan.

“Mungkin kalau memungkinkan, tetap dengan suporter. Mungkin seperti di masjid-masjid, diberi jarak satu meter dan semua orang harus mengerti,” kata Joko.

“Lalu untuk [pembelian] tiket dilakukan secara daring semua. Karena harus berpikir maju semua, maka saya pikir hal itu bisa dilakukan,” Joko menambahkan.

Kendati begitu, Joko menyebut lapang dada bila akhirnya penonton tidak boleh datang. Ia menyerahkan seluruh keputusan kepada PSSI, karena pasti sudah ada pertimbangannya.

“Mungkin tidak ada suporter, tidak ada masalah. Karena memang tidak bisa (mengklaim) nol risiko sendiri, arena di luar [negeri] situasinya juga sama,” ujar pria yang memegang lisensi AFC Pro tersebut.

Sampai sekarang, PSSI belum mengeluarkan jadwal serta perubahan yang terjadi saat kompetisi dimulai. Hanya saja, muncul sejumlah wacana dari pertemuan klub dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), beberapa waktu lalu.

Mulai dari kenaikan subsidi, penghapusan degradasi, hingga pemusatan pertandingan di Pulau Jawa. Ada juga soal pengurangan jatah promosi untuk klub Liga 2 musim depan yang sebelumnya tiga menjadi dua.

Kompetisi nasional telah dihentikan sejak pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Semenjak itu, klub meminta para pemainnya menjalani latihan mandiri di kediamannya masing-masing sesuai dengn program yang diberikan.

Terakhir kali Persik melakoni pertandingan Liga 1, pada 14 Maret 2020. Ketika itu, Macan Putih menuai hasil negatif karena takluk satu gol tanpa balas dari Persiraja Banda Aceh.

Saat ini Persik menduduki peringkat 13 di klasemen kompetisi kasta teratas Tanah Air. Klub yang identik dengan warna ungu itu mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.