PSSI Siap Tanggung Biaya Tes COVID-19 Liga 1 dan Liga 2

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan pihaknya akan menanggung biaya tes COVID-19. Ini akan dilakukan terhadap para peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 ketika kompetisi kembali dimulai pada Oktober 2020.

Tes COVID-19 menjadi satu dari sekian syarat yang tertuang pada protokol kesehatan PSSI untuk menggelar Shopee Liga 1 dan Liga 2 di tengah pandemi virus corona. Jika para kontestan harus mengucurkan anggaran sendiri, maka pengeluaran setiap tim akan membengkak.

PSSI berencana menggelar tes virus corona secara periodik saat Shopee Liga 1 dan Liga 2 kembali bergulir. Namun, belum diputuskan bentuk dari pemeriksaan kesehatan tersebut entah tes rapid, PCR, atau swab.

“Kami sudah mengeluarkan buku panduan untuk protokol kesehatan. Disesuaikan dengan jadwal yang ada seperti kegiatan di lapangan,” kata Iriawan dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Jakarta, Minggu (28/6/2020).

“Nanti di lapangan ada ring satu, dua, dan tiga termasuk mungkin kami akan melakukan tes COVID-19 secara berkala. Mungkin itu akan ditanggung oleh PSSI. Insyaallah,” imbuh pria yang karib dipanggil Iwan Bule tersebut.

Berapa Biayanya?

Iwan Bule masih belum bisa mengungkapkan biaya yang mesti keluarkan oleh PSSI untuk menerapkan tes virus corona. Nantinya, pihaknya akan lebih dulu berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

“PT LIB akan berkomunikasi kembali dengan klub-klub Shopee Liga 1 dan Liga 2. Kami akan jelaskan nanti setelah penghitungan oleh PT LIB,” imbuh Iwan Bule.

“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa klub. Memang ada yang keberatan, ada yang tidak. Tentunya, akan didiskusikan dengan PSSI. Seyogyanya, memang seharusnya PSSI yang menanggung itu,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.