Rizky Pora Kangen Pujian dan Caci Maki Suporter di Stadion

Setelah beberapa bulan tak bergulir, euforia kompetisi Shopee Liga 1 2020 mulai dirindukan para pemain. Rizky Pora misalnya, mengaku sudah kangen suasana dan atmosfer pertandingan, baik kandang maupun tandang.

Kompetisi di Indonesia dihentikan setelah merebaknya wabah virus corona. Liga 1 memainkan laga terakhir Persikabo versus Persita 15 Maret yang lalu, setelahnya tak ada vakum hingga saat ini.

Buat Rizky Pora, lama tidak bertanding membuatnya merindukan pujian dan caci maki. Ia sudah tak sabar ingin segera mengolah si kulit bundar.

“Saya sangat merindukan suasana stadion saat bermain di kandang dan di kandang lawan. Saat menang, kita dipuji, saat kalah kita kena caci maki. Itu yang sangat saya rindukan,” kata Rizky Pora kepada bola.com, Rabu (3/06/2020).

Berbagai spekulasi muncul setelah beberapa bulan terhenti. Ada yang mengatakan jika Liga 1 akan lanjut setelah pemetintah mencabut situasi darurat COVID-19. Ada pula yang mengatakan, kompetisi lanjut tanpa penonton dan kompetisi dihentikan diganti dengan musim baru atau turnamen pada bulan September mendatang.

Meski rasa kangen itu menghampirinya, Rizky mengaku tak banyak yang bisa dilakukan. Rizky menegaskan, ia harus tetap mengikuti kebijakan klubnya.

Beberapa hari yang lalu, Barito Putera mengeluarkan pernyataan menolak kompetisi di lanjutkan demi kesehatan semua pihak.

“Pokonya, saya sebagai pemain akan mengikuti apa yang terbaik. Jadi, kita sebagai pemain, pasti ingin yang terbaik kedepannya,” ujarnya.

Rizky Pora hanya bisa mensyukuri apa yang ada dibalik penghentian kompetisi Liga 1 karena pendemi Corona. Kata Rizky, saat ini ia mempunyai banyak waktu bersama keluarganya.

“Ya, sekarang punya banyak waktu untuk keluarga. Tapi, sebagai pemain sepakbola, saya tetap berlatih untuk menjaga kebugaran dengan intruksi tim kepelatihan. Semoga, semua cepat pulih dan beraktifitas kembali,” Rizky Pora mengakhiri pembicaraan.