Rahmad Darmawan Tak Risaukan Beda Pendapat dengan Petinggi Klub Terkait Kelanjutan Liga 1

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, tak mempermasalahkan perbedaan pendapatnya dengan petinggi klub terkait kelanjutan Liga 1.

Perbedaan sikap terkait kelanjutan kompetisi musim ini dialami oleh Madura United.

Direktur Madura United, Haruna Soemitro, secara tegas menolak untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 apabila krisis COVID-19 di Tanah Air belum sepenuhnya tuntas.

Haruna Soemitro bahkan berniat tidak akan mengikutsertakan Madura United dalam lanjutan kompetisi musim ini.

“Kalau mau lanjut silakan, tetapi Madura United tidak ikut,” kata Haruna Soemitro dilansir BolaSport.com dari Superskor.

Sementara itu, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, memiliki pemikiran sebaliknya yaitu tetap mendukung kembali bergulirnya Liga 1 2020 dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pendapat Rahmad Darmawan ini berdasarkan sikap yang diambil oleh Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI).

Merespons adanya ketidakselarasan antara dirinya dan petinggi klub, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa hal itu adalah wajar.

Pelatih yang akrab disapa RD ini tidak ambil pusing dengan perbedaan pendapat tersebut.

“Adalah hal yang wajar kalau ada perbedaan, saya bisa mengerti kondisi Madura United,” jelas RD.

“Pak Haruna memberikan pernyataan demikian kami hormati, tetapi sebagai Exco APSSI, saya juga harus menyampaikan suara dan aspirasi dari pelatih-pelatih lain,” katanya.

“Jadi kami tentu menghormati keputusan Madura United, tidak ada masalah dengan perbedaan pedapat. Saya pribadi sudah sampaikan ke Pak Haruna, saya telepon langsung. Kami punya sikap seperti ini melalui APSSI dan kami juga sudah sampaikan itu kepada PSSI,” jelasnya.

Pelatih yang akrab disapa RD ini tidak ambil pusing dengan perbedaan pendapat tersebut.

“Adalah hal yang wajar kalau ada perbedaan, saya bisa mengerti kondisi Madura United,” jelas RD.

“Pak Haruna memberikan pernyataan demikian kami hormati, tetapi sebagai Exco APSSI, saya juga harus menyampaikan suara dan aspirasi dari pelatih-pelatih lain,” katanya.

“Jadi kami tentu menghormati keputusan Madura United, tidak ada masalah dengan perbedaan pedapat. Saya pribadi sudah sampaikan ke Pak Haruna, saya telepon langsung. Kami punya sikap seperti ini melalui APSSI dan kami juga sudah sampaikan itu kepada PSSI,” jelasnya.