Liga Bergulir Lagi, Legenda Kiper Indonesia: Supaya Otak Pelatih Tidak Beku

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) tadi malam, Kamis (4/6/2020), melakukan jumpa pers virtual menyikapi perkembangan sepak bola di Indonesia.

Dalam jumpa pers virtual tersebut, banyak pesan yang disampaikan oleh beberapa anggota APSSI dan Exco dari APSSI.

Pesan tersebut salah satunya juga disampaikan oleh legenda kiper Indonesia pada periode 1980 hingga 1990-an, yakni Hermansyah.

Mantan kiper Bandung Raya tersebut mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh jika Liga 1 dan Liga 2 kembali digelar.

Menurut Hermansyah, hal itu diperlukan agar para pelatih dapat selalu menjaga otaknya berpikir agar tidak beku.

Ia berpendapat jika terlalu lama dihentikan, maka sepak bola Indonesia bisa disebut mati suri.

“Sepak bola jangan sampai mati suri, tetapi kesehatan juga harus dijaga. Mudah-mudahan kompetisi ini bisa dilanjutkan entah pada Bulan September atau bulan lain biar mengasah otak pelatih agar tak beku,” ucapnya dalam jumpa pers APSSI yang juga dihadiri oleh Bolasport.com.

Hermansyah berharap liga dapat segera berlangsung lagi dalam beberapa bulan.

Ia takut jika nantinya kompetisi lama tidak bergulir, maka akan berpengaruh kepada performa pelatih dalam memikirkan strategi untuk timnya.

“Saya sangat mendukung kompetisi digulirkan kembali karena otak kami sebagai pelatih kalau tidak diasah, nanti terlampau lama tidak aktifnya.”

“Mudah-mudahan kompetisi sepak bola bisa dimulai lagi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kompetisi sepak bola Indonesia sudah hampir tiga bulan tidak bergulir karena krisis COVID-19.

Sampai sekarang belum ada keputusan apakah liga akan kembali dilanjutkan walaupun ada usulan kompetisi bergulir lagi pada September-Oktober.