Ketua Umum PSSI Benarkan Gaji Shin Tae-Yong Dipotong

Pemotongan gaji tersebut karena dampak pandemi virus corona.
Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, angkat bicara tentang pemotongan gaji 50 persen, manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Ia mengatakan hal tersebut memang benar adanya.

PSSI terpaksa tidak membayar gaji Tae-yong dengan penuh karena mengalami sedang mengalami krisis keuangan. Pandemi virus corona yang melanda Tanah Air, yang menjadi sebabnya.

Menurut Iriawan, Tae-yong tidak masalah dengan pengurangannya gajinya tersebut. Ia menyatakan sosok asal Korea Selatan itu memahami kondisi yang kini dialami PSSI.

“Betul [gaji dipotong 50 persen]. Alhamdulillah, dia legawa dan sangat mengerti sekali dengan situasi yang ada,” kata Iriawan kepada awak media.

“Semua berjalan aman dan lancar karena memang kami komunikasikan dengan baik,” pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut menambahkan.

Terungkapnya pemotongan gaji tersebut terjadi saat Tae-yong, diwawancarai media Korea Selatan. Sejak beberapa bulan lalu ia memutuskan pulang ke kampung halamannya.

Tak hanya Tae-yong saja yang memutuskan kembali ke Korea Selatan. Empat staf pelatih timnas Indonesia lainnya yang berasal dari Negeri Gingseng tersebut juga mengambil langkah serupa yakni Kim Hae-woon, Kim Woo-jae, Lee Jae-hong, dan Gong Oh-kyun.

Meski tidak berada di Tanah Air, Tae-yong tetap bekerja. Pria berusia 51 tahun tersebut memimpin langsung pemusatan latihan timnas Indonesia U-19 yang digelar secara virtual, sejak 14 Mei lalu.