Bambang Pamungkas Jadi “Tukang Cat” selama Wabah Virus Corona

Legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas kini lebih banyak menghabiskan waktunya dengan mengecat rumah selama masa wabah virus corona.

Meskipun sudah tidak lagi aktif sebagai pesepak bola di Persija Jakarta, Bepe masih bertugas di klub berjulukan Macan Kemayoran itu.

Pria yang memutuskan pensiun pada 2019 itu sekarang ini menjabat sebagai manajer Persija Jakarta.

Hanya saja saat ini ia tengah dirumahkan akibat wabah virus corona yang melanda Indonesia.

Demi mengisi waktu kosong saat berhentinya kompetisi Liga 1 2020, mengecat rumah dipilih Bambang Pamungkas sebagai alternatif menghilangkan kebosanan.

“Sekarang saya lebih banyak waktu di rumah saja dan bisa melakukan aktivitas yang tidak biasa saya lakukan, contohnya mengecat,” kata Bepe seperti BolaSport kutip dari YouTube Hanif dan Rendy Show.

“Kemarin saya mengecat udah hampir semuanya sisi rumah,” ucap Bepe menambahkan.

Bepe mengakui situasi tahun lalu berbeda dengan sekarang terutama ketika bulan Ramadhan.

Biasanya saat masih jadi pesepak bola, tugas utamanya latihan pada malam hari atau selepas buka puasa.

“Kalau waktu aktif menjadi pesepak bola, kadang saya latihan sore hari, atau tidak malam hari, dan sekarang di rumah saja,” ucap Bepe.

Menurut Bepe, selama berada di rumah saja ada sisi positif yang harus dipetiknya.

Terlebih pesepak bola ruang lingkupnya hanya lapangan, hotel, bandara, dan jarang di rumah.

Namun tentu ada sisi negatif yang dirasakan Bepe selama di rumah saja salah satunya penghasilan.

Memang banyak klub termasuk Persija Jakarta yang memangkas gaji pemain ataupun ofisial selama pandemi Covid-19.

“Tanpa kita sadari, ini mengubah apa yang biasa kita lakukan, salah satunya penghasilan berubah.”

“Tapi ini bagian kita untuk harus beradaptasi. Kalau kita sama-sama mengubah sistem kita, kita pasti bisa lalui ini semua,” tutup Bepe.

Pandemi Covid-19 di Indonesia memang belum membuat PSSI memberikan putusan terbaru terkait dilanjutkannya lagi Liga 1.

PSSI sempat mengusulkan kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan pada September dan dipusatkan di Pulau Jawa. (Mochamad Hary Prasetya)