Suporter Ikut Kebagian Buku Prosedur Tetap Kesehatan Liga

Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan, induk organisasi sepakbola nasional ini telah menyiapkan buku prosedur tetap (protap) protokol kesehatan yang akan diberikan kepada stakeholder, termasuk suporter.

PSSI dalam beberapa hari terakhir secara maraton menggelar rapat virtual dengan klub Liga 1 dan 2, serta asosiasi pemain dan pelatih untuk membahas kelanjutan kompetisi di tengah pandemi virus Corona.

Dalam pertemuan itu, PSSI menyebutkan klub pada dasarnya tidak keberatan liga dilanjutkan kembali setelah sempat terhenti selama hampir tiga bulan akibat pandemi. Kompetisi dijadwalkan kembali bergulir September.

Sebelum komite eksekutif (Exco) mengambil keputusan, PSSI telah menyiapkan buku panduan mengenai protap protokol kesehatan yang harus dijalani saat kompetisi berlangsung.

“Hal-hal teknis juga sudah dibahas di pertemuan itu, menyangkut sirkulasi dan regulasi, baik itu tentang promosi dan degradasi di Liga 1 dan Liga 2. Semua dibicarakan dalam pertemuan dengan kawan-kawan klub,” ujar Yunus dikutip Kompas TV.

“Itu juga termasuk protap kesehatan COVID-19. Kami sudah memiliki protap yang mengadopsi arahan dari FIFA, kemudian juga ada dari kementerian kesehatan, kementerian pemuda dan olahraga.”

“Tentang protokol kesehatan, PSSI juga sudah memiliki protapnya, sudah dibukukan. Itu akan dibagikan kepada klub, termasuk kepada suporter. Kami juga sudah menyiapkan protap untuk timnas.”

Yunus menambahkan, hasil pertemuan itu diharapkan menjadi masukan positif bagi PSSI dan Exco sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan kompetisi.

“Mudah-mudahan ini bagian dari pengayaan ketua umum dan Exco untuk mengambil sebuah keputusan untuk memutuskan [kelanjutan liga]. Begitu juga dengan persoalan-persoalan gaji pemain, pelatih, hak dan kewajiban antara klub dan pemain. Insya Allah akan diputuskan PSSI melalui rapat Exco yang secepatnya akan dilaksanakan,” tutur Yunus.