Shin Tae-yong: Piala Dunia U-20 Penting, Jadi Sorotan Publik

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bicara soal Piala Dunia U-20 2021 yang akan berlangsung di Indonesia.

Saat ini, Shin Tae-yong memulai persiapan timnas U-19 Indonesia menuju Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021.

Terbaru, Shin Tae-yong membuat program pemusatan latihan (TC) untuk timnas U-19 Indonesia sejak 14 Mei lalu dan masih berjalan.

Sebanyak 44 pemain mendapat panggilan Shin Tae-yong mengikuti pemusatan latihan kedua sejak terakhir kali dilaksanakan di Thailand.

Uniknya, program latihan yang dibuat Shin Tae-yong dilaksanakan secara virtual demi mengikuti protokol kesehatan mencegah penyebaran virus corona.

Shin Tae-yong tetap secara langsung memantau proses pemusatan latihan timnas U-19 melalui daring saat ia di Korea Selatan.

Di sela-sela jeda pemusatan latihan, Shin Tae-yong membagikan kegiatan pemain timnas U-19 Indonesia kepada salah satu media Korea Selatan, KBS Sport.

Adapun dua kelompok usia skuad Garuda, timnas Indonesia (senior) dan timnas U-23, bakal vakum sementara dalam waktu dekat untuk unjuk gigi di pentas dunia.

Timnas Indonesia gagal tampil di Piala Dunia 2022 setelah menjadi penghuni juru kunci grup G di babak Kualifikasi Zona Asia.

Sementara itu, timnas U-23 gagal menembus Olimpiade Tokyo 2020 setelah hanya masuk babak kualifikasi di Piala Asia U-23 2020.

“Timnas senior sudah pasti sulit untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2022 karena telah kalah dalam lima laga,” ujar Shin seperti BolaSport kutip dari KBS Sport.

” Timnas U-23 juga sudah gagal menembus Olimpiade Tokyo sehingga tak ada jadwal apa pun,” tutur Shin Tae-yong.

Dengan melihat situasi skuad Garuda saat ini, Shin Tae-yong tentu menggantungkan harapan lebih pada timnas U-19 Indonesia yang dipastikan tampil di ajang internasional, Piala Dunia U20 2021.

“Paling penting adalah Piala Dunia U-20. Itu akan berlangsung di Indonesia tahun depan, jadi semua publik tertuju pada ajang ini,” katanya.

“Indonesia tak akan melewati kualifikasi karena otomatis lolos setelah jadi tuan rumah, tetapi tetap perlu persiapan matang,” ujarnya. (Hugo Hardianto Wijaya)