Pelatih Bali United Pentingkan Protokol Kesehatan

Teco menegaskan, tim membutuhkan sistem yang jelas di saat mereka berlatih maupun bertanding di tengah pandemi.
Pelatih Bali United Stefano Cugurra lebih mementingkan aturan tentang protokol kesehatan sebelum PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) melanjutkan kembali kompetisi pada tahun ini.

PSSI telah memberikan sinyal untuk melanjutkan kompetisi yang terhenti sejak Maret akibat pandemi virus Corona. Induk organisasi sepakbola nasional itu kini sedang membahas masukan yang diberikan klub Liga 1 dan 2 tentang pelaksanaan kompetisi di tengah pandemi virus COVID-19.

Cugurra merasa senang mendengar kabar kompetisi akan dilanjutkan kembali pada September. Hanya saja, Cugurra membutuhkan sistem yang jelas terkait laga saat adanya pandemi.

Mantan pelatih Persija ini tetap mementingkan protokol kesehatan, sehingga pemain dan ofisial tetap merasa aman dan nyaman dalam latihan maupun bertanding.

“Saya pikir bagus jika Liga bisa mulai tahun ini. Tapi bagi saya yang terpenting adanya protokol kesehatan yang baik saat tim latihan dan jalani pertandingan,” ujar Teco, sapaan Cugurra, dilansir laman resmi klub.

“Semua perangkat pertandingan dan semua tim harus dijaga kesehatannya agar saat latihan dan pertandingan semua sehat dan berjalan dengan aman.”

Teco belum bisa memastikan jadwal latihan tim untuk menyambut kemungkinan kompetisi dilanjutkan. Juru taktik asal Brasil ini ingin berdiskusi terlebih dulu dengan manajemen mengenai program tim.

“Mengenai jadwal latihan saya akan berdiskusi dengan manajemen. Menurut saya yang terpenting adanya protokol kesehatan. Semua pemain dan ofisial tim sebelum balik latihan harus di tes kesehatan terlebih dulu agar semuanya berjalan baik,” kata Teco.

Penggawa Bali United saat ini menjalani latihan mandiri di kediaman masing-masing. Latihan tersebut sekadar menjaga kebugaran agar mereka tetap siap saat tim bertanding lagi. Teco sebelumnya menyebutkan, persiapaan tim membutuhkan waktu sedikitnya satu bulan setelah mereka tidakn melakoni laga selama hampir tiga bulan.

Selain berkompetisi di Liga 1, Bali United juga masih harus melakoni tiga pertandingan di Grup G Piala AFC 2020. Serdadu Tridatu kini menyandang status juru kunci dengan nilai tiga, berselisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara Ceres-Negros.