Dokter Tim Bhayangkara FC Latih Sepak Bola Anak-anak di Kampungnya

Dokter tim Bhayangkara FC, Muhammad Yusuf Zulfikar, berbagi ilmu dasar sepak bola di kampung halamannya di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Berhentinya kompetisi Liga 1 2020 tidak hanya dirasakan oleh para pemain.

Seluruh anggota skuad, termasuk dokter tim, juga ikut merasakan hal yang sama dengan mandeknya kompetisi.

Salah satunya adalah Muhammad Yusuf Zulfikar, dokter tim Bhayangkara FC, yang memilih pulang ke kampung halaman di Banggai, Sulawesi Tengah.

Di kampung halamannya, Yusuf ternyata memiliki kegiatan yang positif untuk berbagi ilmu dasar sepak bola dengan anak-anak.

Selain itu ia juga memotivasi anak-anak di kampung halamannya untuk bisa menggapai cita-cita mereka.

“Sekadar bermain sepak bola dan berbagi pengetahuan dasar sepak bola yang saya dapatkan selama di klub,” kata Yusuf seperti dikutip BolaSport.com dari laman resmi Bhayangkara FC.

“Juga memberikan motivasi ke anak-anak agar mau berusaha untuk menjadi orang sukses,” lanjutnya.

Kembalinya Yusuf ke Banggai ternyata menjadi berkah bagi anak-anak di kampung halamannya.

Dokter Yusuf tentu berharap dari anak-anak tersebut kelak ada yang tumbuh menjadi seorang pesepak bola profesional dan membanggakan kampung Banggai.

Lebih lanjut, Yusuf berharap kompetisi musim ini terus berlanjut.

Menurut Yusuf, bagaimana pun banyak orang yang mencari nakah dari sepak bola, termasuk dirinya atau pedagang asongan di stadion.

“Kalau soal keinginan, pasti kita semua mau liga dilanjutkan sebab berbagai lapisan masyarakat menggantungkan hidupnya di industri sepak bola.”

Hingga saat ini Yusuf masih menunggu kabar lanjutan dari PSSI terkait kelanjutan Liga 1 musim ini.

“Cuma kita juga tidak boleh kesampingkan masalah kesehatan. Kalau saya sendiri lebih mengikuti apa keputusan pemerintah dan PSSI terkait kelanjutan liga,” ucap Yusuf.