Borneo FC Antusias Menyambut Kompetisi yang Bergulir Lagi Usai Pandemi

Borneo FC menyambut rencana kembali bergulirnya Liga 1 2020 dengan antusiasme tinggi. Nabil Husein selaku presiden klub menyebut pihaknya akan mendukung segala keputusan yang diambil PSSI terkait kelanjutan kompetisi.

PSSI melempar wacana untuk melanjutkan kompetisi sepak bola di Indonesia. Keputusan itu diambil untuk menjaga citra Indonesia di mata dunia karena akan menggelar Piala Dunia U-20 2021.

Rencananya, kompetisi dilanjutkan pada September atau Oktober mendatang. Para klub Liga 1 2020 mendapatkan penambahan dana subsidi menjadi Rp800 juta.

Khusus musim ini PSSI memberikan dispensasi tidak ada klub Liga 1 yang degradasi. Adapun musim depan akan diikuti 20 klub yang mana dua di antaranya berasal dari juara dan peringkat kedua Liga 2 2020.

“Alhamdulilah, kabarnya akan diputar kembali September atau Oktober mendatang. Seperti apa yang Ketua Umum PSSI sudah putuskan,” kata Nabil Husein seperti dikutip situs resmi klub, Rabu (3/6/2020).

“Borneo FC sangat mendukung keputusan ini. Harapan saya pribadi, dengan dilanjutkannya kompetisi ini akan menjadi semangat baru lagi,” tegas Nabil.

Namun, Borneo FC dipastikan tak akan bisa bermain di kandang di sisa pertandingan musim ini. PSSI juga mewacanakan seluruh pertandingan lanjutan kompetisi akan terpusat di Pulau Jawa.

Penerapan Protokol Kesehatan

PSSI nantinya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Artinya, Borneo FC dan klub peserta lainnya akan melakoni serangkaian tes kesehatan mulai dari latihan, selama di penginapan, serta sebelum dan sesudah pertandingan.

Kejelasan perihal protokol kesehatan saat ini masih digodok oleh Tim Medis PSSI. Belum diketahui secara rinci tentang penerapan protokol kesehatan dalam sepak bola Indonesia.

PSSI juga belum bisa memastikan apakah pertandingan sisa di Liga 1 2020 bakal digelar secara tertutup dan terbuka. Saat ini, segala keputusan akhirnya berada di tangan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.