PSIM Keberatan Jatah Promosi Liga 2 Dikurangi

PSSI berencana meniadakan degradasi di Shopee Liga 1 musim ini sehingga jatah promosi pun berkurang. PSIM Yogyakarta keberatan atas opsi tersebut.

Keputusan itu diambil PSSI sebagai cara agar kompetisi tetap berjalan. Imbasnya, cuma ada dua slot promosi yang bisa diperebutkan klub Liga 2, dari seharusnya tiga klub. Dengan skenario itu, berarti Liga 1 2021 akan diikuti oleh 20 klub.

Rencananya Shopee Liga 1 2020 akan digulirkan lagi pada September mendatang. Sedangkan Liga 2 menyusul sebulan kemudian.

“Promosi jangan dikurangi, harusnya ditambah satu lagi jadi empat slot, karena kalau dua kemungkinan promosi makin mengecil,” kata CEO PSIM, Bambang Susanto, kepada wartawan, Selasa (2/6/2020)

Bambang Susanto khawatir pengurangan jatah promosi bakal mengurangi nilai kompetitif klub-klub Liga 2. Sebanyak 24 klub harus bersaing untuk slot dua tiket promosi.

“Kalau kecil, klub rugi dan bisa jadi banyak yang pilih mundur dan kualitas pun menjadi turun. Tapi kalau dibuat empat jatah promosi, kemungkinan besar klub menjadi berani spekulasi karena peluangnya besar,” sambungnya.

Selain itu, PSIM juga mengusulkan kompetisi diulang dari awal lagi. Apalagi mayoritas klub baru memainkan satu laga, bahkan ada juga yang belum main sama sekali.

Adapun keputusan PSSI baru akan diambil pada rapat Komite Eksekutif (Exco). Kabarnya rapat itu akan segera dilaksanakan setelah pertemuan PSSI dengan klub-klub Liga 1 dan Liga 2.

Laskar Mataram adalah satu dari dua klub Liga 2 yang setuju kompetisi dilanjutkan. Selain PSIM, ada juga Badak Lampung yang punya keinginan serupa.

“Untuk menjaga nilai fairness, Liga 2 sebanyak di-reset dari nol. Ini masukan agar dipertimbangkan di rapat Exco PSSI,” tutup Bambang.