Meski Selamatkan Persib dari Degradasi, Yaris Riyadi Merasa Belum Pantas Disebut Legenda

Gelandang serang Persib era 90-an, Yaris Riyadi, mengaku belum pantas mendapatkan julukan legenda meski pernah selamatkan Maung Bandung dari ancaman degradasi.

Yaris Riyadi merupakan salah satu pemain yang berjasa bagi Persib pada era 90-an.

Pasalnya, Yaris pernah mencetak gol yang menyelamatkan Persib Bandung dari ancaman degradasi.

Hal tersebut terjadi pada Liga Indonesia 1999-2000.

Bertanding melawan PSBL Bandar Lampung, Persib saat itu sukses menang dengan skor 3-0.

Yaris berhasil mencetak dua gol pada menit ke-49 dan 85.

Adapun satu gol lainnya dicatatkan atas nama Denden Suparhan pada menit ke-36.

Dengan tiga poin yang diraih, Persib pun sanggup keluar dari zona degradasi.

Hingga saat ini, Yaris mengaku masih mengingat momen tersebut.

“Ya, pastinya saya masih ingat dua gol itu, tetapi itu semua bukan karena saya, tetapi berkat kerja keras teman-teman,” kata Yaris, dilansir BolaSport.com dari laman resmi Persib Bandung.

Tak hanya Yaris yang ternyata mengingat momen spesial lolosnya Persib dari ancaman turun kasta.

Banyak Bobotoh yang juga merasakan hal sama.

Bahkan, oleh para Bobotoh, Yaris dimasukkan dalam daftar legenda Persib atas semua jasa-jasanya.

Menanggapi hal tersebut, Yaris menilai dirinya belum layak disebut sebagai legenda Persib.

“Saya pribadi melihat legenda itu pemain yang luar biasa, contohnya kang Yusuf Bachtiar. Dia pantas disebut legenda,” ujar Yaris.

Terlepas dari dua golnya melawan PSBL, Yaris menganggap bahwa penampilannya biasa-biasa saja.

Akan tetapi, jika ada yang menyebutnya sebagai legenda, Yaris merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih.

“Saya merasa biasa-biasa saja, tetapi kalau ada yang menyebut legenda, ya terima kasih dan alhamdulillah,” ujar Yaris.

“Akan tetapi, menurut saya, saya masih jauh untuk disebut legenda seperti Kang Yusuf, Kang Ajat Sudradjat, dan Kang Robby Darwis,” tutur Yaris menambahkan.

Sementara itu, selama berkostum Persib Bandung, Yaris sukses mengoleksi total 19 gol.

Gol perdana Yaris dicetak ketika Persib melawan Persita Tangerang pada 20 Maret 1996.

Hingga saat ini, Yaris mengaku masih mengingat momen tersebut.

“Ya, pastinya saya masih ingat dua gol itu, tetapi itu semua bukan karena saya, tetapi berkat kerja keras teman-teman,” kata Yaris, dilansir BolaSport.com dari laman resmi Persib Bandung.

Tak hanya Yaris yang ternyata mengingat momen spesial lolosnya Persib dari ancaman turun kasta.

Banyak Bobotoh yang juga merasakan hal sama.

Bahkan, oleh para Bobotoh, Yaris dimasukkan dalam daftar legenda Persib atas semua jasa-jasanya.

Menanggapi hal tersebut, Yaris menilai dirinya belum layak disebut sebagai legenda Persib.

“Saya pribadi melihat legenda itu pemain yang luar biasa, contohnya kang Yusuf Bachtiar. Dia pantas disebut legenda,” ujar Yaris.