Gaji Shin Tae-Yong Dipangkas 50 Persen

Pemangkasan gaji terhadap jajaran pelatih timnas Indonesia akhirnya dilakukan PSSI. Induk organisasi sepakbola nasional tersebut memotong gaji Shin Tae-yong dan staf pelatih lainnya hingga 50 persen.

Belakangan ini media Korsel menyoroti kabar mengenai gaji yang belum diterima Tae-yong. Namun pelatih berusia 51 tahun ini menegaskan telah menerimanya, walau terlambat dari waktu yang ditentukan.

“Itu bukan tidak dibayar, tapi sedikit telat. Saya sudah mendapatkan gaji saya tanpa masalah,” ujar Tae-yong dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Korsel, KBS, ketika memimpin latihan timnas U-19 secara virtual.

Hanya saja, Tae-yong tidak menerima gaji tersebut secara penuh. Seperti diketahui, PSSI sebelumnya berencana memotong gaji staf pelatih tim nasional, karena mereka mengalami krisis finansial akibat pandemi virus Corona.

PSSI tidak menyebutkan besaran gaji yang akan dipotong, dan menyatakan masih membicarakan masalah itu dengan Tae-yong. Namun Tae-yong menyatakan PSSI telah memotong gajinya.

“[Soal pemangkasan gaji] Ya, sudah dipotong 50 persen. Tapi gaji itu dibayarkan secara wajar,” ucap mantan pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 tersebut.

Tae-yong telah meninggalkan Indonesia sejak awal April lalu akibat tidak ada kegiatan timnas sejak Indonesia dinyatakan menjadi salah satu negara yang terserang virus Corona. Tae-yong mengaku belum bisa memastikan waktu untuk kembali ke Indonesia.

“Saya belum bisa pastikan. Kenyataannya, seluruh kompetisi atau pertandingan ditunda akibat COVID-19. Saya kira pertandingan baru bisa dilakukan pada akhir tahun. Saya tak menyangka kondisi ini akan berlangsung lama,” ucap Tae-yong.

Kepulangan Tae-yong bersama stafnya sempat mengalami kendala. Hal itu disebabkan salah satu asistennya, Gong Oh-kyun, terpapar virus COVID-19, sehingga Tae-yong pulang ke negaranya bersama Kim Hae-woon, Kim Woo-jae dan Lee Jae-hong.

“Situasi di Indonesia makin memburuk, dan kami harus pulang ke Korsel. Kami menjalani tes virus Corona, karena saya pikir akan lebih baik mengetahui kondisi kamu lebih dulu sebelum meninggalkan Indonesia, tapi salah satu pelatih dinyatakan positif dengan alat uji sederhana,” jelas Tae-yong.

Setelah menjalani tes kedua secara komplet, Oh-kyun akhirnya dinyatakan negatif terpapar virus, sehingga menyusul pulang ke Korsel beberapa hari kemudian.