Persis Berharap September Bisa Mulai Kembali Kompetisi Liga 2

Sebanyak 22 klub dari 24 peserta Liga 2 2020 hadir dalam rapat virtual dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, kemarin (29/5). Persis Solo dan Persewar Waropen ternyata absen dalam acara tersebut.

“Saya tadi nggak ikut karena ada kegiatan lain, jadi belum tahu hasilnya,” terang CEO PT Persis Solo Saestu Azmy Alqamar kepada Jawa Pos Radar Solo.

Manajemen Laskar Sambernyawa memiliki harapan besar agar kompetisi bisa berjalan kembali. Namun, tentu dengan persencanaan yang matang, khususnya untuk antisipasi pandemi Covid-19

“Kami inginnya lanjut. Perkiraan kami, harusnya kalau September (dimulai) sudah bagus banget mutunya (kualitas kompetisi, Red). Tim kami sempat mempersiapkan diri, termasuk pendekatan ke sponsor juga,” ujarnya.

Para penggawa Persis Solo sendiri sempat melontarkan harapan yang sama. Di mana mereka tetap berharap kompetisi bisa berlanjut. “Harapannya seperti itu (tetap lanjut), namun tentu keamanan terkait kesehatan harus terjamin dulu. Yang utama adalah kesehatan semua pihak, walau dalam hati kecil tentu inginnya tetap lanjut. Karena pekerjaan utama kami dari main bola,” terang winger Persis Nanang Asripin.

“Ada penerapan langkah physical distancing (jaga jarak) saat pandemi seperti saat ini, padahal di sepak bola nggak bisa itu diterapkan. Soalnya kami rebutan bola di lapangan, dan pasti ada benturan. Masa iya ngawal pemain jauhan,” tambahnya.

Pemain asal Pekanbaru tersebut mengakui dia dan semua pemain lain juga pasti akan legawa menunggu keputusan yang muncul nantinya. ”Dalam situasi pandemi saat ini, tentu semua serba sulit memutuskan. Harapan terbesar saya tentu semoga penyebaran virus bisa segera berakhir,” ujarnya. (nik/ria)