Setuju Liga 1 Berlanjut, Arema Bikin Protokol Kesehatan Sejak di Mes

Arema FC sebelumnya tak setuju kompetisi musim 2020 dilanjutkan. Namun, saat meeting virtual 27 Mei kemarin, Arema FC berubah pikiran. Tim berjuluk Singo Edan tersebut setuju kompetisi dilanjutkan, tetapi dengan beberapa catatan.

Salah satunya adalah pengetatan protokol kesehatan pada saat pertandingan. Tak hanya itu, secara pribadi Arema FC juga akan memperketat protokol kesehatan sejak dari mes pemain. Beberapa aturan baru akan dilakukan, bahkan ada juga yang diubah sejak adanya pandemi Covid-19.

Misalnya, aturan penghuni kamar mes. Tim berjuluk Singo Edan tersebut membatasi jumlah pemain di setiap kamar. ”Rata-rata setiap kamar diisi satu pemain. Atau, paling banyak dua pemain,” ucap General Manager Arema FC Rudi Widodo.

Saat ini mes memang masih sepi. Sebab, mayoritas pemain memilih pulang kampung saat aktivitas tim dihentikan. Namun, Rudi menjelaskan bahwa aturan pembatasan penghuni kamar itu sudah diterapkan dan akan tetap dijalankan saat pemain kembali ke mes.

Tak hanya soal pembatasan penghuni setiap kamar. Manajemen Arema FC juga akan meningkatkan kebersihan mes. ”Mungkin nanti bisa ada penyemprotan disinfektan secara rutin di mes,” kata pria asal Madiun itu.

Pelatih Arema FC Mario Gomez berencana menduplikasi cara latihan tim-tim Eropa. ”Ada kemungkinan latihan akan berbeda dari biasanya. Coach Gomez siap untuk memulai latihan dengan membagi pemain menjadi per kelompok,” kata Rudi.