PT LIB Bakal Naikkan Subsidi Jika Liga 1 2020 Kembali Bergulir

Direktur Bisnis PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rudy Kangdra mengatakan akan menaikkan subsidi klub jika Liga 1 2020 bergulir tanpa penonton. Operator bereaksi terkait dengan banyaknya klub yang meminta subsidi dinaikan jika Liga 1 kembali bergulir.

PSSI sudah menggelar pertemuan virtual dengan 18 kontestan Liga 1 2020 dan perwakilan dari PT LIB. Dalam pertemua tersebut, federasi meminta pendapat 18 klub Liga 1 terkait nasib kompetisi. Mayoritas klub memilih kompetisi dihentikan dan diganti dengan format baru. Lima tim lainnya memilih liga dilanjutkan.

Setidaknya ada empat tim yang dengan tegas meminta Liga 1 disetop tanpa syarat. Keempat tim tersebut adalah Madura United FC, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Bhayangkara FC. Sedangkan Persipura Jayapura memilih abstain sambil menunggu keputusan Pemerintah Republik Indonesia soal tanggap darurat virus corona (Covid-19).

“Sebenarnya subsidi bisa ditambah karena pendapatan kami lebih. Ini jika skenario kompetisi lanjut. Tahun ini liga untung. Kalau itupun hanya berjalan sesuai kontrak sebelumnya, untuk nambah subsidi sanggup,” tambah Rudy.

Rudy juga mengatakan, PT LIB akan melakukan renegosiasi dengan para sponsor khususnya sponsor utama dan official broadcast. Rudy percaya diri bisa mewujudkan hal itu. Pasalnya, bagi Rudy renegosiasi itu memang bagian dari bisnis perusahaan.

“Tapi kami harus negoisasi lagi. Kalau penonton enggak ada di stadion, semua menonton di televisi, berarti view bertambah. Jadi, rating naik dan itu jadi senjata kami untuk bernegoisasi,” tambahnya.

“Kedua, waktu negoisasi, LIB ingin mengaitkan soal hak siar pasti nambah. Karena kemungkinan laga tanpa penonton tadi,” tuturnya.