I Made Wirahadi Masih Punya Mimpi untuk Kembali Perkuat Bhayangkara FC

Menjalani tahun mengecewakan bersama Bhayangkara FC musim lalu tak membuat penyerang gaek I Made Wirahadi menyerah untuk suatu saat kembali memperkuat tim berjuluk The Guardian itu. Hal tersebut tidak lepas dari statusnya sebagai anggota polisi aktif.

Pada gelaran Liga 1 Indonesia 2019 lalu, I Made Wirahadi hanya tampil dalam dua pertandingan dengan hanya 24 menit berlaga di lapangan tanpa menyumbang gol ataupun assist.

“Tentu saja, jika ada kesempatan dan dibutuhkan, saya siap membela kembali Bhayangkara FC. Suatu kebanggaan membela korps sendiri,” katanya, seperti dilansir laman resmi Bhayangkara FC.

Meski bangga memperkuat tim kesatuannya, I Made Wirahadi memtuskan hengkang pada awal musim ini dan memilih bergabung dengan klub Liga 2, Sulut United untuk bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

“Suasana tim Bhayangkara FC sangat kekeluargaan. Tapi semua sesuai kebutuhan pelatih, kalau soal masalah persaingan mungkin setiap tim tetap ada, tergantung pemain menyikapinya,” katanya.

Saat ini, Made Wirahadi hanya berlatih mandiri di rumah setelah Liga 2 dihentikan sementara akibat pandemi virus Corona atau Covid-19. Ia disiplin melakukan tugas pelatih agar kondisi fisiknya tetap bugar.

“Sekarang saya bermain untuk Sulut United di Liga 2. Tapi, sementara libur liga saya tetap jaga kondisi karena ada program dr tim pelatih Sulut,” tutupnya.

Sebagai salah seorang penyerang senior di sepak bola tanah air, I Made Wirahadi sudah malang melintang di sejumlah klub. Selain Bhayangkara FC, ia tercatat pernah memperkuat Bali United, Persita Tangerang, Persiba Balikpapan, PSMS Medan, PSS Sleman, Kalteng Putra, dan lainnya. Ia mengawali karirnya pada tahun 1994 lalu bersama SSB Perseden.