Dendi Santoso Tak Setuju Liga Tanpa Penonton

Gelandang Arema FC Dendi Santoso berharap Liga 1 2020 tetap dilanjutkan dengan dihadiri penonton. Dendi menilai pertandingan tanpa penonton akan menghilangkan atmosfer yang dapat memberikan pengaruh terhadap performa pemain.

Kelanjutan kompetisi tahun ini masih menjadi tarik-ulur, mengingat pandemi virus Corona tidak memperlihatkan angka penurunan. Sebagian besar klub menginginkan kompetisi dihentikan, sedangkan lainnya berharap liga tetap berlanjut tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Rencana pemerintah yang ingin menerapkan tatanan kehidupan baru dengan tajuk New Normal membawa angin segar bagi kelangsungan kompetisi. Hanya saja PSSI belum mengambil keputusan, karena masih menunggu arahan dari pemerintah.

Dendi mengatakan, ia berharap kompetisi dilanjutkan. Namun ia meminta Liga 1 tetap menghadirkan penonton, meski jumlahnya dibatasi. Menurutnya, kehadiran penonton sudah cukup memotivasi pemain.

“Kalau kompetisi dilanjutkan tapi laga digelar tanpa penonton, saya tidak setuju. Sedikit banyak pasti ada hubungannya dengan mental pemain. Pasti ada pengaruhnya, karena tidak enak bermain tanpa penonton,” kata Dendi diwartakan laman Wearemania.

“Saya rasa, PSSI sudah punya formula terbaik untuk kelanjutkan kompetisi. Jujur kami antusias menyambut kelanjutan kompetisi, karena sudah lama kami tidak bertanding. Lama juga tidak berkumpul bersama tim, saling canda, pasti ada semangat tersendiri.”

“Saya ingin menang terus, karena pasti ada apresiasi dari manajemen lewat bonus. Kami tetap merasa tertantang menjadi yang terbaik. Saya pikir, teman-teman pemain Arema lainnya juga demikian.”

Dendi mengakui dirinya dilanda kejenuhan, karena selama hampir tiga bulan tidak menjejakkan kaki di lapangan. Dendi menegaskan, seluruh penggawa Arema sudah siap melakoni pertandingan.

“Sudah lama tidak ada aktivitas. Sehari-hari saya cuma latihan sendiri di rumah saja, atau kadang bersepeda, dan lari-lari keliling kompleks perumahan,” ungkap Dendi.

“Nanti ketika latihan bersama dimulai lagi, pelan-pelan kondisi fisik kami akan meningkat. Butuh waktu dua sampai tiga minggu untuk latihan bersama, adaptasi lagi. Kami sudah siap kalau kompetisi digelar lagi, karena saya pikir semua pemain profesional.”