Arema FC Usulkan Sentralisasi Liga 1 2020 Di Dua Wilayah

Manajemen Arema FC memberikan masukan kepada PSSI agar Liga 1 2020 dapat dilanjutkan dengan aman di tengah pandemi virus Corona. Arema mengusulkan agar pertandingan Liga 1 dipusatkan di Jawa dan Bali.

Manajer umum Arema Ruddy Widodo mengutarakan, alasan manajemen menginginkan Liga 1 digelar di dua pulau tersebut disebabkan sebagian klub berkandang di Jawa. Sedangkan lima lainnya di luar Pulau Jawa dan Bali, yakni Persipura Jayapura, PSM Makassar, Borneo FC, Barito Putera, dan Persiraja Banda Aceh.

Menurut Ruddy, kelima tim di luar Jawa itu bisa mendapatkan subsidi lebih besar, mengingat mereka tidak bermain di home base masing-masing. Sedangkan Madura United yang tidak berada di Pulau Jawa masih bisa menjadikan Stadion Gelora Bangkalan dan Gelora Ratu Pamelingan sebagai kandang.

“Lanjutan Liga 1 bisa dilanjutkan di sini (Jawa). Banyak pilihan stadion di Jawa. Di Jakarta dan Bandung ada beberapa stadion. Di Malang saja ada Stadion Gajayana dan Kanjuruhan. Klub yang berada di luar Jawa tinggal memilih home base mereka,” tutur Ruddy.

“Persipura mungkin bisa lebih berhemat jika berkandang di Jawa. Mungkin subsidinya bisa dibedakan, karena mereka mengeluarkan biaya latihan dan tempat tinggal. Jadinya disesuaikan.”

Alasan lainnya memusatkan lanjutan Liga 1 di Jawa dan Bali dari sisi transportasi. Ruddy menjelaskan, setiap tim bisa melakoni perjalanan menggunakan bus untuk laga tandang.

“Tol trans Jawa sudah bisa dimanfaatkan, jadi perjalanan menggunakan bus akan lebih singkat. Selain itu, memakai bus juga bisa lebih aman, karena dapat rutin disemprot disinfektan,” imbuh Ruddy.

Sementara itu, Ruddy menyatakan Arema siap menjalani sepakbola New Normal dengan mengambil contoh klub Liga Utama Tiongkok, Guangzhou Evergrande, yang menerapkan sistem latihan berkelompok secara bergantian.

“Di mes, kamar rata-rata hanya diisi satu pemain, karena pemain dari luar kota di sini tidak banyak. Sedangkan yang berkeluarga memilih mengontrak rumah. Teknis latihan juga bisa bergantian, sepuluh orang,” ucap Ruddy.