Kapan Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia ?

PSSI memberikan jawaban terkait kapan Shin Tae-yong kembali ke Indonesia setelah lama menetap di kampung halamannya di Korea Selatan.

Diketahui, Shin Tae-yong mendapatk izin dari PSSI untuk kembali ke Korea Selatan sejak 3 April lalu.

Pelatih timnas Indonesia itu pulang ke Korea Selatan pulang bersama beberapa asistennya di antaranya Kim Woo-jae, Gong Oh-kyun, Kim Hae-woon, dan Lee Jae-hong.

Kembalinya Shin Tae-yong beserta asistennya ke Korea Selatan demi rehat sejenak saat seluruh kompetisi olahraga banyak yang ditunda, salah satunya Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain itu wabah virus corona yang tak kunjung berhenti di Indonesia membuat Shin Tae-yong memilih untuk berkumpul bersama keluarga di Korea Selatan.

Lama tinggal di Korea Selatan, banyak opini yang berkembang di kalangan publik terkait kapan Shin Tae-yong kembali ke Indonesia untuk kembali menangani timnas.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi kemudian angkat bicara soal kepulangan Shin Tae-yong ke Indonesia.

Saat dihubungi BolaSport, Yunus Nusi mengatakan PSSI masih terus berkomunikasi dengan Shin Tae-yong.

PSSI juga memberikan informasi terbaru bagaimana perkembangan virus corona di Indonesia.

“Kami masih bangun komunikasi dengan Shin Tae-yong melalui agennya,” kata Yunus Nusi kepada BolaSport.

PSSI tidak bisa memaksakan Shin Tae-yong untuk secepatnya kembali ke Indonesia.

Apalagi pandemi virus corona semakin banyak yang terpapar positif di Indonesia.

Jika wabah virus corona sudah mereda, Shin Tae-yong bakal ditunggu sederet tugas untuk mempersiapkan timnas U-19 Indonesia berlaga di Piala Asia U-19 2020.

Setelah itu, pelatih berusia 50 tahun tersebut juga harus mempersiapkan timnas U-20 Indonesia di ajang Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

Demi menyiasati persiapan di kedua ajang selama masa pandemi virus corona, Shin Tae-yong memanggil 44 pemain timnas U-19 Indonesia yang sudah mengikuti TC virtual sejak 14 Mei lalu.

“Kami masih melihat situasi dan perkembangan pandemi Covid-19,” ucap Yunus Nusi.

Sampai hari Jumat (29/5/2020), kasus corona di Indonesia menjadi 24.538 positif.

Sebanyak 6.240 dinyatakan sembuh dan 1.496 orang meninggal dunia. (Mochamad Hary Prasetya)