Alasan Persita Pilih Liga 1 2020 Distop dan Diganti Turnamen

Persita Tangerang telah menentukan sikap untuk menolak Liga 1 2020 dilanjut jika pandemi virus corona belum berakhir. Manajemen Pendekar Cisadane mengusulkan digelar turnamen pengganti.

Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara menilai, liga idealnya baru bisa dilanjut pada Oktober mendatang. Jika dipaksakan dalam waktu dekat, hal itu berisiko tinggi, terutama menyoal kesehatan para pemain.

Persita lantas mengusulkan digelar kejuaraan pengganti yang bersifat home turnamen, layaknya Piala Presiden. Alasannya, risiko penyebaran virus akan lebih rendah dibanding jika tim harus menjalani kompetisi penuh.

“Iya bisa seperti itu (Piala Presiden). Dengan home turnamen tidak banyak perjalanan keluar kota dan mengurangi resiko penularan,” kata Nyoman.

“Tapi, tentu hal itu (turnamen) disertai dengan protokol yang ketat juga,” imbuhnya.

Selain Persita, ada 10 klub lain yang menolak Liga 1 2020 dilanjut dalam waktu dekat. Sementara itu, ada enam klub yang memilih liga digulirkan kembali dan satu klub memilih mengikuti apa pun keputusan PSSI.

Keputusan Liga 1 2020 baru akan ditentukan setelah 29 Mei, karena PSSI masih menunggu info pemerintah terkait status darurat virus corona. Nantinya, PSSI akan melakukan rapat darurat bersama Komite Eksekutif.