Pandemi Covid-19, Jersi Persis Solo Tetap Diburu Fans

Pandemi Covid-19 memaksa gelaran kompetisi musim 2020 baik di kasta Liga 1 dan Liga 2 terhenti hingga saat ini. Fakta ini tentunya langsung membawa dampak pada semua klub kontestan, termasuk dalam sisi bisnis yang berkaitan erat dengan pemasukan tim.

Praktis, hampir semua klub saat ini hanya dapat mengandalkan pemasukan dari penjualan merchandise resmi termasuk jersi meskipun angkanya juga tentu tetap menurun. Demikian pula yang dirasakan oleh DJ Sport selaku apparel resmi tim Liga 2, Persis Solo.

Namun demikian, owner DJ Sport, Dimas Yustisia mengatakan bahwa penjualan jersi Persis Solo selama pandemi dinilai tetap tinggi. Walaupun sebenarnya dibandingkan penjualan jersi pra-musim, Dimas mengakui angka penjualan menurun.

“Hingga saat ini, jersi yang terjual selama momen pandemi Covid-19 adalah sebanyak 423 jersi. Rinciannya jersi home 378 potong dan away 45 potong,” kata Dimas. Dan angka ini memang menurun dibanding saat launching jersi pra-musim Persis sebelum wabah corona dimana dalam tiga hari saja sudah ludes 1.000 potong jersi.

Dikatakan Dimas, jersi autentik atau player issue yang digunakan pemain dibanderol dengan harga Rp 298.000. Dan jersi home berwarna merah adalah yang paling laku yang dibeli suporter maupun pecinta Laskar Sambernyawa.

Persis Solo sendiri pada Liga 2 2020 masih belum sempat menjalani laga perdannaya. Agenda pertandingan versus PSCS Cilacap di Stadion Manahan, Solo pada 15 Maret 2020 lalu akhirnya dibatalkan karena status tanggap darurat virus corona diberlakukan pada H-2 pertandingan.*