Jika Liga 1 2020 Dilanjutkan, Pelatih Persija Percaya Diri

Kelanjutan kompetisi sepak bola Indonesia musim 2020, terutama Liga 1 masih buram.

PSSI masih menunggu kondisi terbaru pada 29 Mei 2020, menyangkut status darurat nasional Covid-19 yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Jika status tersebut dicabut, bisa kemungkinan kompetisi dilanjut dengan berbagai pertimbangan.

Namun jika status diperpanjang, otomatis seluruh kompetisi di bawah naungan PSSI dihentikan secara menyeluruh.

Saat ini, banyak pihak yang menginginkan kompetisi bisa dilanjutkan dengan penyesuaian yang bisa dilakukan.

Misalnya, pertandingan tanpa penonton dan format kompetisi diubah seperti yang dilakukan Vietnam dan Malaysia.

Menanggapi situasi yang terjadi saat ini di Tanah Air perihal kelanjutan kompetisi, pelatih Persija Jakarta Sergio Farias punya harapan.

Lelaki asal Brasil ini berharap besar kompetisi bisa berlanjut. Meski saat ini berada, dia ada di kampung halamannya, Brasil. Tetapi, Farias terus memantau perkembangan di Indonesia.

Bahkan hari-harinya diisi dengan menganalisis laga-laga Persija sejak pra-musim hingga pertandingan terakhir melawan Bhayangkara FC lewat tayangan video.

“Kami akan siap untuk bersaing ketika nanti federasi menentukan (kelanjutan kompetisi),” tulis Farias dalam sebuah caption di Instagram pribadinya.

Kendati belum lama tinggal di Indonesia, Farias tampaknya sudah sangat mencintai kota dan klub yang kini dilatihnya, Persija Jakarta.

Farias sudah sangat rindu untuk segera kembali bekerja bersama para pemain dan staf. Namun karena virus Corona yang belum bisa teratasi sepenuhnya di Indonesia, dia memutuskan untuk kembali ke Brasil.

Pelatih berusia 52 tahun ini pun berharap kompetisi Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan. Meskipun sejauh ini, operator kompetisi PT LIB maupun PSSI belum bisa memastikan keputusan mereka.

“Jika ada kendali virus corona dan semua sudah bisa teratasi, kami harus bermain di liga untuk menghormati para penggemar,” ujar Faris.

“Semua ini pendapat saya untuk masalah kompetisi,” kata mantan klub Thailand, Suphanburi FC.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.