Geoffrey Castillion Bicara Perbedaan Atmosfer Sepak Bola di Persib dan Islandia

Penyerang Persib Bandung, Geoffrey Castillion, mengaku dengan banyaknya suporter membuatnya lebih merasakan sebagai pesepak bola profesional.

Geoffrey Castillion resmi didatangkan Persib Bandung dari klub Islandia, Knattspynufelagio Vikingur untuk tampil di Liga 1 2020.

Datang dari Islandia dan berkompetisi di Indonesia tentu saja membuat Geoffrey Castillion merasakan kultur sepak bola yang berbeda.

Pemain asal Belanda itu menyebut bahwa Islandia dan Indonesia memiliki berbedaan yang begitu terasa untuknya, yaitu dari atmosfer penonton.

Sebagai pemain sepak bola profesional tentu saja Castillion bisa merasakan bagaimana atmosfer ketika ia memasuki lapangan hijau.

Ketika bermain di Islandia, pemain berusia 28 tahun tersebut merasa suasana atau atmosfer lebih tenang, tetapi ketika di Persib Bandung itu sangat berbeda.

”Memang butuh beberapa saat sebelum penyerang memproses transisi dari Islandia yang tenang ke kota metropolitan Indonesia,“ kata Geoffrey Castillion sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Voetbalzone.

“Saya juga hidup dengan menyenangkan di Reykjavik, tetapi ini tentu saja tentang dua perbedaan yang ekstrem. Tiga ratus ribu orang tinggal di Islandia di seluruh negeri, dan 2,3 juta tinggal di Bandung,” ucapnya.

Tak hanya itu, Castillion juga mengungkapkan perbedaan dari dua negara tersebut.

Di mana kalau di Indonesia cuacanya sangat panas dan di Islandia tidak terlalu buruk.

Sebab di sana saat musim panas, suhu hanya mencapai 16 derajat saja.

Tentu saja hal itu berbeda, di mana Indonesia memang negara tropis, yang tingkat panas bisa mencapai 30 derajat celcius.

Namun, hal yang paling di rasa oleh Castillion sebagai pemain sepak bola profesional adalah mengenai suasana pertandingan.

Seperti diketahui, setiap tim berjulukan Maung Bandung itu bermain kandang ataupun tandang, para pendukung Persib, bobotoh akan selalu memenuhi stadion.

Bobotoh selalu datang mendukung Persib Bandung di manapun klub kebanggaannya itu bermain, sehingga hal tersebut paling dirasa oleh Castillion.

“Stadion selalu penuh, tidak peduli apakah anda bermain di kandang atau tandang,” ujar pemain asal Belanda tersebut.

“Di sana benar-benar gila atmosfer untuk penontonnya. Di sana tentu saja Anda memiliki lebih banyak perasaan bahwa Anda adalah pemain sepak bola profesional,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Castillion juga mengungkapkan bagaimana rasanya saat ia berada diluar lapangan.

Bahkan yang dirasa popularitas ia naik saat memperkuat Persib Bandung karena banyak orang yang meminta foto dan tanda tangannya saat berada di luar lapangan.

“Atmosfer di jalanan juga sangat luar biasa. Ketika Anda berjalan, Anda akan diminta foto dan tanda tangan sepanjang waktu.”

“Itu istimewa, tetapi juga sangat menyenangkan untuk dialami. Untuk setiap pertandingan saat kami harus berkumpul di bus pun selalu penuh dengan pendukung. Saya hanya mengalami itu di Ajax sebelumnya, bahwa ada begitu banyak pendukung di kamp pelatihan atau saat sesi pelatihan terbuka,” tutur Geoffrey Castillion.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.