Sambut Lebaran, Skuad Persib Diliburkan Selama Empat Hari

Para pemain Persib Bandung diberikan libur selama empat hari dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengatakan bahwa para pemain diliburkan dari tanggal 23 hingga 26 Mei.

Selama masa libur, Supardi Nasir dkk dibebastugaskan dari aktivitas latihan mandiri.

Dikatakan Alberts, hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi para pemain Persib untuk merayakan lebaran bersama keluarganya.

“Kami sudah sampaikan kepada pemain, pada tanggal 23, 24, 25 dan 26 Mei tidak akan ada aktivitas latihan mandiri. Jadi, pemain muslim boleh untuk tidak berlatih sama sekali,” kata Alberts.

“Jadi selama empat hari tersebut mereka bisa memanfaatkannya untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga,” ujar dia.

Adapun bagi para pemain yang tidak merayakan lebaran, Alberts juga memberikan kebebasan bagi mereka.

Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan, para pemain yang tidak merayakan lebaran boleh juga untuk libur latihan.

Akan tetapi, bila situasi dan kondisinya memungkinkan, mereka pun dipersilahkan untuk tetap menjalani latihan mandiri di rumah masing-masing.

“Bagi pemain yang tidak merayakan lebaran, mereka bisa memilih antara tetap berlatih dan tidak. Itu semuanya tergantung pada situasi yang ada di sekitar lingkungannya,” tutur Alberts.

Para pemain Persib diwajibkan untuk kembali menjalani latihan mandiri pada 27 Mei mendatang.

Dikatakan Alberts, setelah diberikan libur selama empat hari, semua pemain akan langsung digenjot dengan program latihan berintensitas tinggi.

Hal tersebut, dilakukan agar kondisi fisik pemain tetap terjaga dengan baik. Bisa dibilang, hal itu sebagai antisipasi juga dari Persib bila kompetisi kembali dilanjutkan.

“Setelah itu melanjutkan program latihan yang sudah berjalan. Latihan dengan intensitas tinggi dan waktu istirahat yang lebih pendek.”

“Targetnya, jika liga bergulir dan saat kembali berlatih bersama, para pemain dalam kondisi siap,” ujar Alberts.

Sejauh ini belum ada kabar terkait nasib kompetisi yang saat ini tengah ditangguhkan karena pandemi virus corona.

Kompetisi bisa saja dilanjutkan dengan catatan grafik penularan virus corona di Indonesia menurun pada akhir Mei.

Bila kompetisi diputuskan berjalan, maka semua tim bisa berkumpul dan mulai melakukan persiapan pada awal Juni. Sebab, kompetisi direncanakan kembali bergulir pada awal Juli.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.