Doa dan Harapan Untuk Persik Kediri Dari sang Mantan Pemain Sekaligus sang Mantan Pelatih

Tim promosi di Liga 1 2020, Persik Kediri baru saja memperingati HUT ke-70 pada 19 Mei 2020 lalu. Doa dan harapan banyak meluncur dari berbagai stakeholder termasuk dari mantan pemain sekaligus mantan pelatih Macan Putih, Aris Budi Sulistyo.

Pria yang kini tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini punya catatan sendiri untuk mantan klubnya itu. Sebagai informasi, Aris Budi Sulistyo adalah pemain dari Macan Putih saat juara ke Divisi Satu 2002.

Dan dia juga tercatat sebagai pelatih saat membawa Persik promosi ke ISL setelah pada musim 2012/2013 mampu membawa timnya finish di peringkat ketiga Divisi Utama. Saat itu, Persik menang 6-2 dari Persikabo Kabupaten Bogor di Stadion Manahan, Solo.

“Saat ini Persik sudah kembali ke Liga 1 yang menjadi kasta tertinggi. Mudah-mudahan ini dapat terus dipertahankan dan tidak kembali turun. Semoga saja pengelolaan tim makin baik dan Dewi Fortuna terus menempel di tim Persik,” kata Aris Budi Sulistyo kepada Topskor.id.

Menurutnya, selama ini, memang Persik adalah tim yang begitu dekat dengan keberuntungan. “Kita lihat sendiri. Persik ini naik turun terus grafiknya dan kini bisa kembali ke kompetisi level tertinggi,” ucap dia.

Dia juga menunjuk bagaimana Persik mampu mencatat lagkah luar biasa dalam tiga tahun terakhir. Setelah sempat terdegradasi dari Liga 2 2017 dan harus bertarung di Liga 3 2018, akhirnya mampu jadi juara dan promosi ke Liga 2.

Setelah menukangi Persik, Aris Budi Sulistyo sendiri sebagai pelatih sempat tercatat memimpin Persis Solo serta PSCS Cilacap.*03

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.