Cerita Masa Kecil Hansamu Yama, Sudah Main Lintas Kota Sejak Kelas 6 SD

Sebelum menjadi langganan dan kapten timnas saat ini, Hansamu Yama Pranata memiliki kisah unik. Ternyata, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia sudah bermain di kota-kota lain.

Yama yang berasal dari Mojokerto nekat menempuh perjalanan puluhan sampai ratusan kilometer hanya untuk bermain sepak bola.

“Sejak kelas enam (sudah main di luar kota). Pertama di Kediri, Blitar, terus Tulungagung,” katanya di channel Youtube Jebreeetmedia TV.

Bahkan karena jaraknya jauh, Yama harus rela menginap di rumah kerabatnya. Seperti saat di Tulunggang, ia harus bermalam di kediaman temannya.

“Latihannya kan Sabtu dan Minggu. Jadi harus menginap (agar tak bolak-balik) di sana. Ada di rumah teman saya, Resaldo,” ucap pemain kelahiran 16 Januari 1995 itu.

Kegigihannya dalam merajut karier sebagai pesepak bola tak sia-sia. Pada 2011-2013 ia terpilih sebagai anggota tim U-17 yang diberangkatkan PSSI ke Uruguay lewat program SAD Deportivo.

SAD itulah yang menjadi tahapan awal Yama masuk level timnas. Kemampuannya meningkat pesat sehingga pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, tak ragu mendaftarkannya ke Piala AFF U-19 2013 di mana akhirnya Indonesia menjadi juara.

Waktu seleksinya pun takl lama. “Kurang dari dua minggu rombongan dari Uruguay ikut seleksi timnas U-19,” tuturnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.