Beda Nasib Para Pemain PSMS dan Persiraja Soal THR

Para pemain PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh memiliki nasib yang berbeda perihal cair atau tidaknya Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran tahun 2020.

Akhirnya, para pemain PSMS Medan di Liga 2 2020 bisa bernafas lega. Pasalnya, beberapa hari jelang Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun ini, para pemain PSMS ini mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal itu dibenarkan langsung oleh Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang. Ia menyebut pihaknya telah menuntaskan tradisi THR lebaran kepada para pemain Ayam Kinantan.

“Semalam sudah kita berikan THR. Tidak hanya pemain, pelatih dan ofisial juga dapat THR,” kata Mulyadi kepada awak media, Kamis (21/5/20).

“Untuk gaji bulan Mei (25 persen) juga sudah kita tuntaskan sejak minggu lalu, jadi kita tinggal pikirkan untuk Juni bulan depan,” lanjutnya.

Akan tetapi, pria yang menjabat sebagai penanggungjawab klub PSMS ini enggan menyebut besaran THR Lebaran yang diterima para pemain, pelatih dan ofisial tim.

“Kurang etis kalau kita sebut angkanya. Tapi, yang pasti baik pemain, pelatih dan ofisial mendapat besaran THR yang sama,” pungkas Mulyadi.

Sementara itu, klub promosi Liga 1 2020, Persiraja Banda Aceh, tidak ada memberikan THR Lebaran baik kepada pemain, pelatih maupun ofisial tim.

Tim berjuluk Laskar Rencong itu hanya memberi gaji bulan Mei (25 persen) yang baru diselesaikan manajemen Persiraja, setelah mereka mendapat subsidi termin kedua Rp 520 juta dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kita sudah tuntaskan gaji bulan Mei, jadi tidak kita berikan THR lagi. Ya, kita juga tidak berikan uang meugang,” kata Sekum Persiraja, Rahmat Djailani, kepada INDOSPORT.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.