Wali Kota Solo Berharap PSSI-Kementerian PUPR Bertemu

Gelaran Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia dipastikan on schedule yakni 24 Mei sampai 12 Juni 2021. Sebelumnya, PSSI sempat meminta jadwal agenda besar itu diundur.

Adalah pandemi virus Corona yang terjadi di Indonesia memberikan dampak yang besar untuk semua hal, termasuk olahraga. Pandemi Corona bahkan mengancam persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang, sehingga Kemenpora dan PSSI harus memutar otak.

Menanggapi hal itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo berharap PSSI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera bertemu. Hal tersebut berkaitan dengan renovasi beberapa stadion maupun lapangan pendamping.

Solo dengan Stadion Manahan memang jadi satu venue utama Piala Dunia U-20. Ada lima lapangan pendamping yang dipersiapkan mulai Lapangan Kottabarat, Banyuanyar, Karangasem, Sriwaru, dan Stadion Sriwedari.

“Berarti perbaikan stadion dan lapangan terap dilaksanakan. Namun demikian kan ada pemangkasan anggaran untuk penanganan Corona, termasuk PUPR. Sehingga PSSI segera menggelar pertemuan untuk membahas renovasi insfrastruktur itu,” kata Rudy saat ditemui INDOSPORT di Balaikota Surakarta, Selasa (19/05/20).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta, Joni Hari Sumantri menyampaikan, Pemkot Surakarta mengajukan anggaran Rp 20 miliar untuk merenovasi lima lapangan tersebut.

Pihaknya mengakui tidak bisa merenovasi lima lapangan menggunakan dana APBD Kota Surakarta, karena besaran anggaran dinilai sangat besar, sehingga akan dialokasikan APBN melaui Kementerian PUPR.

“Dana sebesar Rp 20 miliar itu baru sebatas hitungan kasar. Angka pasti biaya tersebut belum bisa diperinci karena DED (Detail Engineering Design) belum disusun,” ungkap Joni.

Stadion Manahan menjadi salah satu 10 stadion yang disiapkan PSSI untuk venue Piala Dunia U-20. Selain Manahan, PSSI juga menyiapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.