Persik Kediri Terima Subsidi PT LIB dan THR Pemain Tak Jadi Prioritas

Persik Kediri mengakui telah menerima subsidi tahap kedua atau dana komersial dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Klub berjulukan Macan Putih ini bisa sedikit bernafas lega karena salah satu permintaannya sekarang telah terpenuhi.

Seperti klub Liga 1 2020 lain, Persik memang jadi pihak yang terus menuntut pencairan dana hingga melayangkan surat tagihan.

“Alhamdulillah, kami sudah menerima dana komersial klub. Itu memang sudah menjadi hak kami,” ucap Presiden Persik, Abdul Hakim Bafagih.

Lelaki yang juga menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai PAN itu memang tidak membeberkan besarannya.

Namun jika bercermin dari pengakuan klub Liga 1 2020 lainnya, suntikan dana yang diterima dari PT LIB sebanyak Rp520 juta.

Sementara itu, saat ditanyakan awak media perihal alokasi dana, uang yang didapat lebih dulu diperuntukan untuk gaji.

Manajemen Persik Kediri belum memikirkan soal tunjangan hari raya (THR), sebab gaji lebih diutamakan.

“Hak itu kami terima Selasa (19/5/2020). Dana itu digunakan untuk pembayaran gaji (25 persen) pada Mei,” kata Abdul.

Adapun penghentian sementara Liga 1 2020 memang membuat Persik kewalahan menyiasati keuangan klub.

Yang biasanya menjadi sumber pemasukan tidak optimal seperti sponsor, tiket, termasuk pula subsidi PT LIB yang sempat mandek.

“Hanya penjualan store yang masih bisa berjalan. Sifatnya merchandise kan tersier bukan primer atau sekunder,” ucap Abdul.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.