Sebut Nama Park Hang-seo, Simon McMenemy Merasa Tidak Beruntung di Timnas Indonesia

Mantan pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, menilai dirinya kalah beruntung dari Park Hang-seo yang melatih timnas Vietnam.

Mantan pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, bisa dikatakan mengalami nasib buruk ketika diminta melatih timnas Indonesia pada 2019 lalu.

Seperti diketahui, Simon ditunjuk sebagai arsitek tim Garuda setelah tampil apik selama dua musim bersama The Guardian.

Bahkan pelatih asal Skotlandia itu berhasil meraih gelar juara Liga 1 2017 di musim pertamanya bersama Bhayangkara FC.

Simon juga mendapatkan debut manis setelah berhasil menang atas timnas Myanmar dengan skor 2-0 dalam laga uji coba di Stadion Mandala Thiri, Myanmar, pada 25 Maret 2019.

Sayangnya, kegemilangan itu tak mampu dilanjutkan Simon.

Pelatih yang pernah membesut timnas Filipina itu harus mendapatkan lima kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang membuat Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2022.

Simon pun kemudian dipecat oleh PSSI jelang laga kontra timnas Malaysia pada November 2019.

Kepada media Vietnam, Dantri, Simon lantas bercerita tentang nasibnya di timnas Indonesia.

Pelatih 42 tahun itu membandingkan dirinya dengan pelatih timnas Vietnam, Park Hang-seo, yang justru meraih sukses bersama The Golden Star.

Menurutnya, ia kalah beruntung dibandingkan dengan pelatih asal Korea Selatan itu.

“Saya pikir Park Hang-seo beruntung dapat warisan sistem yang sudah rapi dan pemain muda berkualitas,” ucapnya dilansir Bolasport.co dari Dantri.

“Dia juga mendapat dukungan dari Direktur Teknik. Dia beruntung punya banyak pemain bagus dan terbukti hasilnya baik,” tambahnya.

Bila dibandingkan dengan Park Hang-seo, Simon McMenemy memang bisa dikatakan memiliki nasib yang berbanding terbalik.

Ketika timnas Indonesia mengalami lima kekalahan beruntun, timnas Vietnam justru belum pernah mengalami kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bersama The Golden Star, senior Shin Tae-yong itu mendapatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Hasilnya, timnas Vietnam memuncaki klasemen Grup G dan berpeluang besar lolos ke kualifikasi putaran ketiga.

Park Hang-seo juga menuai sukses dengan timnas Vietnam kelompok usia.

Pelatih 62 tahun itu berhasil mempersembahkan medali emas pertama sepanjang sejarah bagi Vietnam dari cabang sepak bola di SEA Games 2019.

By Hugo Hardianto Wijaya – Selasa, 19 Mei 2020 | 03:45 WIB
Mantanp pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, menilai dirinya kurang beruntung dibanding Park Hang-seo yang melatih timnas Vietnam.

Kepada media Vietnam, Dantri, Simon lantas bercerita tentang nasibnya di timnas Indonesia.

Pelatih 42 tahun itu membandingkan dirinya dengan pelatih timnas Vietnam, Park Hang-seo, yang justru meraih sukses bersama The Golden Star.

Menurutnya, ia kalah beruntung dibandingkan dengan pelatih asal Korea Selatan itu.

“Saya pikir Park Hang-seo beruntung dapat warisan sistem yang sudah rapi dan pemain muda berkualitas,” ucapnya dilansir Bolasport.co dari Dantri.

“Dia juga mendapat dukungan dari Direktur Teknik. Dia beruntung punya banyak pemain bagus dan terbukti hasilnya baik,” tambahnya.

Bila dibandingkan dengan Park Hang-seo, Simon McMenemy memang bisa dikatakan memiliki nasib yang berbanding terbalik.

Ketika timnas Indonesia mengalami lima kekalahan beruntun, timnas Vietnam justru belum pernah mengalami kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bersama The Golden Star, senior Shin Tae-yong itu mendapatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Hasilnya, timnas Vietnam memuncaki klasemen Grup G dan berpeluang besar lolos ke kualifikasi putaran ketiga.

Park Hang-seo juga menuai sukses dengan timnas Vietnam kelompok usia.

Pelatih 62 tahun itu berhasil mempersembahkan medali emas pertama sepanjang sejarah bagi Vietnam dari cabang sepak bola di SEA Games 2019.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.