Viking Persib Club Dukung Kompetisi 2020 Dilanjutkan Tanpa Penonton

Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Heru Joko, menyambut baik wacana soal dilanjutkannya kompetisi musim 2020 dengan opsi tanpa penonton.

Menurut Heru, opsi itu merupakan pilihan paling logis yang bisa diambil untuk mengembalikan denyut sepak bola Indonesia di tengah pandemi virus corona.

Sejumlah kompetisi di Eropa pun menerapkan skema yang sama, misalnya Bundesliga.

Kompetisi sepak bola Jerman itu sudah mulai digulirkan pada pekan ini. Sejumlah laga yang digelar pun dimainkan tanpa penonton.

Selain Jerman, beberapa kompetisi lain pun bersiap kembali digulirkan dengan opsi tanpa penonton, seperti Liga Inggris dan Liga Spanyol.

Dikatakan Heru, Indonesia bisa saja mengikuti negara-negara tersebut.

“Sebenarnya tidak apa-apa (kompetisi berlanjut tanpa penonton), kita punya aturan dari organisasi tertinggi,” kata Heru pada Minggu (17/5/2020).

“Kalau ada penonton riskan, bagus kalau ada upaya ke sana (opsi tanpa penonton), karena situasi juga belum memungkinan pakai penonton,” ucap dia.

Seperti diketahui, saat ini penyelenggaraan kompetisi sepak bola Indonesia tengah ditangguhkan karena virus corona.

Penangguhan tersebut berlaku hingga 29 Mei mendatang.

Meski begitu, nasib soal kelanjutan kompetisi musim ini ditentukan dengan situasi di Indonesia terkait penyebaran virus corona.

Andai grafik penularan menurun, kompetisi bisa dilanjutkan. Namun bila tidak, kemungkinan kompetisi akan dihentikan total.

Heru mengungkapkan, dalam menentukan nasib kelanjutan kompetisi musim ini dibutuhkan sinkronisasi antara PSSI dan pemerintah.

Artinya, PSSI pun tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan, melainkan harus sesuai dengan anjuran pemerintah.

Dikatakan Heru, secara pribadi, dirinya memang berharap kompetisi bisa dilanjutkan kembali.

Hanya saja, bila situasi memang tidak memungkinkan, dia pun legawa kompetisi harus dihentikan.

“Kami ikuti aturan PSSI dan pemerintah, aturan yang aman buat pemain, buat semuanya, kalau dirasakan aman semuanya dipersilahkan,” tutur Heru.

“Kalau belum aman mah janganlah. Yang pasti berharap cepat bergulir kembali dan pandemi segera berakhir.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.