Kesulitan Finansial, PSCS Cilacap Bayar Gaji Pemain 10 Persen

Pandemi Covid-19 membuat banyak klub mengalami kesulitan finansial. Kesulitan keuangan ini terlebih dirasakan benar oleh tim-tim di Liga 2, termasuk PSCS Cilacap.

Hanya, meski mengaku mengalami kesulitan finansial, manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno, memastikan untuk gaji pemain dan pelatih untuk bulan April sudah dilakukan pada 10 Mei 2020.

“Untuk gaji bulan Maret yang dibayar bulan April adalah 25 persen, sedang gaji April sudah dibayarkan pada 10 Mei lalu sebesar 10 persen,” kata Bambang Tujiatno kepada Skor.id, Selasa (19/5/2020).

“Ini menyesuaikan dengan kemampuan finansial klub dan juga masih sesuai dengan arahan PSSI,” Bambang Tujiatno menambahkan.

Menurunnya persentase pembayaran gaji pemain dan pelatih disebutnya karena memang finansial klub yang sedang sulit.

Dana dari sponsor juga disebutkannya berhenti mengalir karena memang kompetisi juga berhenti.

“Kami juga sebenarnya masih sangat menantikan subsidi dari PT LIB untuk termin pertama yang beum diterima hingga kini. Padahal ini sangat membantu sekali di tengah pandemi seperti saat ini,” Bambang menjelaskan.

Bambang Tujiatno juga sangat berharap subsidi dari PT LIB tidak ada pemotongan.

“Sponsor terhenti dananya. Oleh karena itu, kami sangat berharap subsidi dapat segera cair,” ujarnya.

Sebelumnya, kontestan Liga 2 2020 lainnya, Persijap Jepara juga asih menantikan cairnya subsidi dari PT LIB.

Subsidi ini bagi Laskar Kalinyamat terasa sangat penting karena berkaitan dengan kebutuhan untuk pembayaran gaji pemain.

Manajer Persijap, Arief Setiadi, mengatakan bahwa kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 ini membuat pihaknya bergantung pada subsidi dari PT LIB.

“Kami bergantung pada subsidi dari PT LIB untuk pembayaran gaji pemain yang belum kami lakukan untuk dua bulan,” ucap Arief Setiadi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.