Hariono Sang Kolektor Penampilan Terbanyak bagi Persib Bandung

Hariono menjadi kolektor penampilan terbanyak untuk Persib Bandung setelah mengabdi selama 11 tahun.

Hariono atau yang akrab disapa Mas Har memulai petualangannya di Persib Bandung sejak diboyong oleh pelatih Jaya Hartono pada tahun 2008.

Pada musim-musim pertamanya, Hariono langsung mendapatkan kesempatan tampil berkat komando pelatih Jaya Hartono.

Pelatih dan pemain tersebut merupakan satu paket layaknya Maurizio Sarri dan Jorginho di Chelsea FC.

Hariono menjalani debut saat Persib Bandung menjamu Persela Lamongan pada 30 Juli 2008. Dia masuk menggantikan Suwita Patha.

Pemain berambut gondrong ini ternyata memang layak mengisi posisi gelandang bertahan Persib Bandung.

Bukan karena pelatih Jaya Hartono, namun karena kapabilitasnya yang mumpuni.

Buktinya selepas kepergian Jaya Hartono dari kursi pelatih Persib Bandung, Hariono masih dipercaya mengisi posisi gelandang bertahan siapa pun pelatih Pangeran Biru.

Ia bermain reguler bersama gelandang-gelandang Persib mulai dari era Suwita Patha, Eka Ramdani, Firman Utina, Makan Konate, hingga Michael Essien.

Hal ini menunjukkan perannya yang sangat krusial di lini tengah Persib.

Perjalanan panjang Hariono bersama tim asal Kota Kembang akhirnya harus berakhir pada musim 2019.

Pemain bernomor punggung 24 itu memutuskan untuk mengundurkan diri karena tidak mendapatkan peran lagi dalam strategi pelatih Robert Rene Alberts.

“Jujur, dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin pensiun di Persib, tetapi sekarang pelatih tidak menginginkan keberadaan saya di Persib,” ujar Hariono dalam pidato perpisahannya.

Total Hariono telah memainkan 231 pertandingan selama 11 musim sehingga menjadikannya sebagai kolektor penampilan terbanyak bersama Persib.

Torehan manisnya bersama Maung Bandung antara lain juara Celebes Cup 2012, juara Liga Indonesia 2014, juara Piala Presiden 2015, dan juara Piala Wali Kota Padang 2015.

Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari Persib, kini Hariono berlabuh ke tim Bali United.

Ia bermain reguler bersama gelandang-gelandang Persib mulai dari era Suwita Patha, Eka Ramdani, Firman Utina, Makan Konate, hingga Michael Essien.

Hal ini menunjukkan perannya yang sangat krusial di lini tengah Persib.

Perjalanan panjang Hariono bersama tim asal Kota Kembang akhirnya harus berakhir pada musim 2019.

Pemain bernomor punggung 24 itu memutuskan untuk mengundurkan diri karena tidak mendapatkan peran lagi dalam strategi pelatih Robert Rene Alberts.

“Jujur, dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin pensiun di Persib, tetapi sekarang pelatih tidak menginginkan keberadaan saya di Persib,” ujar Hariono dalam pidato perpisahannya.

Total Hariono telah memainkan 231 pertandingan selama 11 musim sehingga menjadikannya sebagai kolektor penampilan terbanyak bersama Persib.

Torehan manisnya bersama Maung Bandung antara lain juara Celebes Cup 2012, juara Liga Indonesia 2014, juara Piala Presiden 2015, dan juara Piala Wali Kota Padang 2015.

Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari Persib, kini Hariono berlabuh ke tim Bali United.