2 Kiper dengan Catatan Clean Sheets Terbanyak di Liga 1

Ada catatan menarik pada Liga 1 sebagai kompetisi elite sepak bola Indonesia. Belakangan ini, semakin banyak kiper hebat yang mampu memiliki catatan clean sheets mengesankan.

Posisi kiper memegang peranan krusial dalam sepak bola. Tak terkecuali dengan Liga 1 sebagai kompetisi elite Indonesia yang dihuni pemain-pemain berkualitas.

Ketangguhan kiper dalam menjaga gawang bisa menjadi tolok ukur prestasi sebuah tim. Semakin sedikit tim kebobolan, peluang untuk meraih kemenangan dan kemudian gelar juara terbuka lebar.

Meskipun tak sepenuhnya catatan kebobolan terjadi karena murni kesalahan kiper. Namun, tetap saja kiper tak bisa dipisahkan dari kesuksesan dan keterpurukan sebuah tim dalam semusim.

Faktor inilah yang membuat klub di Indonesia berusaha mencari kiper terbaik. Sejauh ini, mayoritas tim masih mengandalkan sumber daya lokal berupa kiper asli Indonesia.

Bola.com menemukan kiper dengan catatan clean sheets tertinggi di Liga 1 Indonesia. Berikut ini dua kiper yang berhasil memberikan penampilan terbaik dengan jumlah tak kebobolan terbanyak di Liga 1 mengacu pada data Labbola.

Andritany Ardhiyasa (Liga 1 2017)

Andritany Ardhiyasa meraih predikat kiper dengan catatan clean sheets terbanyak pada Liga 1 2017. Kiper Persija Jakarta itu berhasil memberikan 13 clean sheets.

Andritany Ardhiyasa juga melakukan 93 penyelamatan dalam 19 laga yang dimainkannya. Adapun ratio penyelamatan miliknya mencapai 77,5 persen.

“Dari tahun ini saya pikir Andritany kiper paling bagus di liga. Dia punya semangat di latihan, dia di pertandingan bagus, dia kiper di liga yang paling sedikit kebobolan,” puji pelatih Persija Jakarta ketika itu, Stefano Cugurra Teco.

Namun, penampilan apik Adritany tak sejalan dengan pencapaian Persija Jakarta. Klub ibu kota finis di peringkat keempat klasemen akhir Liga 1 2017.

Wawan Hendrawan (Liga 1 2018)

Wawan Hendrawan terpilih sebagai kiper dengan jumlah clean sheets terbanyak pada Liga 1 2018. Wawan berhasil melakukan 11 clean sheets dalam 30 laga yang dimainkannya.

Kiper berusia 37 tahun itu juga sukses melakukan 82 penyelamatan, kebobolan 40 kali, dan memiliki ratio penyelamatan sebesar 67,2 persen.

“Saya hanya berusaha menjalankan tugas sebaik mungkin sebagai seorang kiper. Selebihnya adalah berkah dari Tuhan yang bisa saya harapkan. Selain itu, saya juga merasa masih banyak kekurangan dan akan terus belajar meningkatkan kualitas diri,” ujar Wawan.

Namun, kehebatan Wawan di bawah mistar gawang tak mampu memberikan prestasi untuk Bali United. Ketika itu, Bali United harus finis di peringkat ke-12 Liga 1 2018.

Wawan Hendrawan (Liga 1 2019)

Wawan Hendrawan kembali mendapatkan predikat kiper dengan catatan tak kebobolan paling banyak di Liga 1 2019. Kali ini, kiper berjuluk Spider Wan itu berhasil mencatatkan 12 clean sheets dalam 31 laga yang dimainkannya.

Jumlah itu melebihi catatan clean sheet yang dimiliki Wawan pada musim sebelumnya. Pada Liga 1 2019, Wawan tercatat melakukan 87 penyelamatan, kebobolan 30 kali, dan dengan ratio penyelamatan mencapai 73,7 persen.

Penampilan apik Wawan Hendrawan membantu Bali United menjadi juara Liga 1 2019. Selain itu, Wawan juga dinobatkan sebagai Best Goalkepper 2019 versi Indonesian Soccer Awards.

“Alhamdulillah sangat bersyukur. Terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia, Bali khususnya, fans, manajemen Bali, pelatih ofisial, dan seluruh pemain. Jelas, merekalah yang mendukung selama ini,” ucap Wawan.

Liga 1 2020?

Liga 1 2020 memang baru berjalan selama tiga pekan. Artinya masih ada 31 laga lagi yang harus dilakoni masing-masing klub peserta musim ini.

Sampai saat ini, kiper Persiraja Banda Aceh, Fakhrurrazi Quba, masih menjadi yang paling banyak mencatatkan clean sheets. Gawang Fakhrurrazi Quba sama sekali belum kebobolan dalam tiga laga yang dimainkannya.

Fakhrurrazi Quba tercatat melakukan 13 kali penyelamatan dalam tiga laga Liga 1 2020. Menarik untuk menyaksikan kelanjutkan musim Fakhrurrazi Quba bersama Persiraja Banda Aceh.

“Bagi saya, tidak mengejutkan dia bisa seperti ini. Meski kiper berumur, dia memiliki kecepatan dan reflek yang bagus. Selain itu, dalam latihan pun kami sangat serius. Tak ada bercanda,” kata pelatih kiper Persiraja Banda Aceh, Eddy Harto.