Nasihat Eks Kapten Timnas untuk Iwan Bule dan Cucu

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, sedang tak harmonis dengan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Somantri. Ferril Raymond Hattu ingin keduanya kembali ke tujuan awal.

Iriawan atau yang juga dikenal dengan Iwan Bule bersama Cucu sedang dalam sorotan. Keduanya terindikasi kurang harmonis, berkaitan dengan dugaan praktik nepotisme.

Iriawan punya adik ipar, Maaike Ira Puspita, yang menjabat sebagai wakil sekjen PSSI. Jabatan tersebut di PSSI sebelumnya tidak ada.

Bagaimana dengan Cucu yang juga menjabat sebagai direktur utama di PT LIB? Anaknya, Pradana Aditya Wicaksana, kini dikabarkan berpeluang mengisi posisi general manajer. Padahal belum ada keputusan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Situasi ini pun mendapat perhatian dari mantan kapten Timnas Indonesia di era 90-an, Ferril Raymond Hattu. Pria berhasil mempersembahkan medali emas SEA Games 1991 itu menilai sangat lucu melihat situasi saat ini.

“Saya mengikuti perkembangannya dari media. Ini lucu saja saya melihatnya. Kalau dari saya keduanya sudah kembali ke tujuan awal mereka dulu yakni memperbaiki sepakbola Indonesia,” ucap Ferril kepada pewarta.

Ferril menyakini mengurus sepakbola Indonesia bukanlah hal mudah. Untuk itu dia mengingatkan agar kembali bergandeng tangan ke tujuan awal.

“Ya mengurus sepakbola tidak mudah. Pasti ada orang-orang lama yang masih ingin berkuasa dan memanfaatkan kesempatan ini. Makanya harus kuat menghadapi bisikan,” sambungnya.

“Kasihan kalau terus seperti ini. Nanti bisa berimbas kepada pemain muda kita yang memilik talenta. Para pemain muda menanti. Bahkan ada jutaan anak muda di level masing-masing menggantungkan harapan lewat sepakbola.”

“Jadi kembali ke niat awal dan membuat kebijakan yang betul dan bisa memberikan dampak yakni membuat sepakbola menjadi sehat. Karena dengan menyehatkan sepakbola Indonesia bisa menyelamatkan jutaan talenta. Tapi sebaliknya bila mematikan sepakbola Indonesia, ya talenta itu akan mati,” tegasnya.