Makan Konate Berbuka Puasa Ramadhan dengan Sup Nadji, Makanan Khas Mali

Gelandang Persebaya Surabaya, Makan Konate, masih menjalani puasa Ramadhan sendirian di Surabaya, lantaran negara asalnya, Mali, masih lockdown. Padahal hampir semua penggawa Persebaya lainnya sudah memutuskan pulang kampung.

Makan Konate punya siasat untuk mengobati kerinduannya pada negara asalnya. Dia membuat sendiri menu berbuka puasa. Ada satu makanan khas Mali, yaitu Sup Nadji, yang menjadi santapannya.

“Kebiasaan di rumah saya di Mali, kami memasak sup ayam yang disebut Sup Nadji, disajikan bersama nasi putih mirip seperti di sini. Sup Nadji juga menjadi favorit saya untuk berbuka puasa di Indonesia seperti sekarang, karena membuatnya tidak rumit,” ungkap Konate.

Pemain berusia 28 tahin itu menyebut makanan Asia, seperti Indonesia, sebenarnya tidak berbeda dengan masakan Afrika. Bahan makanan yang dibutuhkan untuk membuat sup juga tidak sulit. Makan Konate bisa mengolahnya sendiri.

“Masakan Mali itu kebanyakan dibikin dengan saus. Untuk bahannya bisa menggunakan ayam, daging, dan ikan. semua mudah ditemukan di sini,” imbuh pemain yang membawa Persebaya menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020 itu.

Rindu Keluarga

Makan Konate mulai merasakan lagi perbedaan situasi Ramadhan yang dialaminya kali ini dengan tahun lalu. Musim lalu, dia masih ditemani oleh sang istri saat membela Arema FC dan tinggal di Malang.

Pemain bernomor punggung 10 Persebaya itu kemungkinan juga tidak bisa pulang ke Mali dan merayakan lebaran bersama keluarganya.

“Biasanya saat libur kompetisi Ramadhan menjelang Idul Fitri saya pulang ke Mali, tapi sekarang karena COVID-19 semua jadi berbeda, jujur saya rindu dengan keluarga,” ungkap mantan pemain Persib Bandung itu.

Berbagai situasi yang dihadapi Konate ini tidak membuatnya patah semangat menjalani bulan Ramadhan. Dia berharap pandemi virus Corona bisa segera berakhir dan kompetisi Shopee Liga 1 2020 bisa dilanjutkan kembali.

“Saya mau puasa 30 hari, Insya Allah. semoga kita keluar dari situasi pandemi Covid-19 dan kembali bertanding. Saya sudah rindu atmosfer stadion,” ujarnya.