PT LIB Minta Kompetisi Dihentikan, PSSI Enggan Terburu-buru Mengambil Keputusan

PSSI tak ingin terburu-buru menentukan nasib kompetisi Shopee Liga 1 2020. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yunus Nusi menegaskan pihaknya akan memilih menunggu sikap dari pemerintah.

Keputusan itu tertuang dari surat yang dikeluarkan PSSI pada Senin (4/5/2020) dengan Nomor 187/LIB-COR/V/2020. Isinya mengenai Kelanjutan Kompetisi dan Subsidi Klub Liga 1 dan Liga 2 2020. Surat tersebut dikeluarkan sebagai balasan dari surat yang lebih dulu dikirimkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada PSSI.

Dalam suratnya, PT LIB satu di antaranya menginginkan agar kompetisi musim ini dihentikan. Namun, keinginan tersebut sepertinya bertepuk sebelah tangan.

“Mengenai kelanjutan pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. PSSI tetap berpedoman kepada Peraturan Kesehatan dan Status Tanggap Darurat COVID-19 yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia,” bunyi pernyataan PSSI.

Pemerintah Republik Indonesia memang menetapkan masa darurat bencana pandemi virus corona sampai 29 Mei 2020. Jika status tersebut dicabut, maka kompetisi berpeluang digelar lagi pada awal Juli 2020.

Sebaliknya, jika status darurat bencana diperpanjang maka PSSI berpeluang kembali menunda kompetisi. Adapun opsi lainnya adalah menghentikan secara total kompetisi Shopee Liga 1 2020 sesuai dengan anjuran dari PT LIB.

Beda Sikap

Keputusan tak ingin terburu-buru yang diambil PSSI terbilang wajar. Apalagi tren kasus positif di Indonesia saat ini menunjukkan tanda belum ada penurunan.

Mengacu pada data per Selasa (5/5/2020), terjadi sebanyak 12.071 kasus positif di Indonesia. Adanya pertambahan kasus positif corona setiap harinya diyakini bakal membuat Pemerintah Republik Indonesia memperpanjang masa darurat bencana.

Adapun beberapa negara Asia Tenggara sudah ada yang selesai bertempur melawan pandemi virus corona. Contohnya adalah Vietnam yang siap kembali menggelar V-League 2020 mulai 15 Mei ini.

Adapun Malaysia juga sudah menetapkan tanggal kembali kompetisi. Liga Malaysia akan kembali bergulir pada September 2020 dengan hanya mempertandingkan satu putaran.