Darurat Finansial, PSMS Tagih Dana Subsidi Liga 2 kepada PT LIB

PSMS Medan mengharapkan bantuan dana atau subsidi yang dijanjikan kepada klub-klub peserta Liga 2 2020 dapat dicairkan supaya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan gaji para pemain dan pelatih.

Sebagaimana diketahui, masing-masing peserta Liga 2 musim ini diberi subsidi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sebesar Rp1,15 miliar yang rencananya dibagikan dalam beberapa termin.

Namun, untuk tahap pertama, subsidi tersebut belum diberikan sehingga PSMS meminta kepada PT LIB agar subsidi tahap pertama dapat dicairkan segera.

“Sampai saat ini kita belum ada terima subsidi. Makanya kami desak dan harapkan agar subsidi tahap pertama ini dapat segera dicairkan,” kata Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang, kepada awak media, Senin (4/5/20).

Alasan PSMS mendesak agar subsidi tahap pertama bisa dicairkan tak lain untuk kelangsungan hidup klub itu sendiri, terutama penggajian pemain dan pelatih selama kompetisi dihentikan sementara.

Seluruh kompetisi dihentikan sementara sampai 29 Mei mendatang sebagai bentuk antisipasi pandemi virus Corona yang tengah melanda Indonesia saat ini.

Meski PSSI telah memutuskan seluruh kompetisi dalam kondisi force majeure (Maret-Juni) dengan penggajian maksimal 25 persen, subsidi dari PT LIB tetap[ sangat dibutuhkan oleh PSMS Medan dan klub-klub lain.

“Meski gaji pemain sebesar 25 persen untuk Mei dan Juni nanti, subsidi ini sangat dibutuhkan saat ini untuk gaji tersebut. Sebab, kami tidak ada pemasukan lagi sejak liga berhenti,” pungkas Mulyadi Simatupang.