Pesan Optimisme di Tengah Wabah Corona dari Pendukung Persib

Optimisme adalah yang hal yang dibutuhkan manusia dalam menghadapi pandemi wabah virus corona.

Sesulit apa pun kondisinya, tidak ada anjuran bagi manusia untuk menyerah. Dengan optimisme dan keyakinan, situasi bisa terkendali, wabah akan berakhir, dan semua akan kembali pulih seperti sedia kala.

Banyak cara dilakukan untuk menjaga sikap optimisme tetap tumbuh di hati semua orang.

Seperti di Eropa, pada akhir Maret lalu, secara serentak banyak stasiun radio di seluruh penjuru Eropa memperdengarkan lagu “You’ll Never Walk Alone”. Lagu dari grup musik Gerry and The Pacemakers itu memang memiliki makna lirik yang mendalam.

Lirik dari lagu yang kini menjadi anthem dari tim Liverpool FC itu memang sarat dengan nilai-nilai optimisme yang tinggi, untuk tegar dalam melewati berbagai cobaan dalam kehidupan.

Tidak hanya itu, semangat optimisme dalam menghadapi situasi wabah virus corona pun terus disuarakan banyak pihak, dengan berbagai cara.

Salah satunya juga dilakukan oleh salah satu kelompok pendukung Persib ( bobotoh), Viking Frontline. Para anggota Viking Frontline membuat sebuah video music cover.

Mereka memilih membawakan lagu berjudul “Manusia Kuat” milik Tulus. Plt Ketua Viking Frontline, Cecep Somantri, mengatakan, lagu tersebut memiliki nilai-nilai optimisme yang sangat kental.

Cecep berharap pesan yang coba disampaikan dari lagu tersebut bisa menumbuhkan optimisme masyarakat Indonesia agar bangkit dari keterpurukan.

“Lagu Manusia Hebat dari Tulus ini kami pilih karena dari liriknya sangat memberikan energi positif dan saling menguatkan untuk sesama manusia. Lagu ini juga kami nilai sudah diketahui banyak orang jadi bisa lebih mudah untuk dicerna masyarakat umum,” kata Cecep, melalui rilis yang diterima Kompas.com.

Selain ajakan untuk tetap bersikap optimistis, pesan yang coba disampaikan Viking Frontline melalui video tersebut adalah mengajak semua masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran dari pemerintah dalam menghadapi wabah corona.

Salah satunya, dengan tetap berada di rumah dan melakukan social distancing.

“Pesan utama dari video ini adalah yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan mengurangi sebaran virus ini adalah dengan diam di rumah,” ujarnya.

“Kita masih bisa melakukan hal-hal positif agar tetap sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa secepatnya,” ujarnya.