PSIS Kembali Adakan Lelang, Netizen Ultimatum Orang Tidak Bertanggung Jawab

Klub Liga 1 2020, PSIS Semarang, kembali mengadakan lelang untuk menggalang dana yang nantinya diperuntukkan bagi masyarakat yang pekerjaannya terdampak karena corona.

Sebelumnya, PSIS melelang jersey M. Rio Saputro dan Andreas Ado. Kini, Laskar Mahesa Jenar melelang polo berwarna putih milik Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) klub.

Polo Yoyok Sukawi yang dilelang kali ini memiliki nilai sejarah tersendiri karena polo tersebut digunakan pada saat tahun 2017. Di tahun tersebut, PSIS berhasil promosi ke Liga 1 dan polo itu sebagai salah satu saksi bisu keberhasilan PSIS naik kasta.

Untuk mengantisipasi bid and run lelang jersey milik Yoyok Sukawi, netizen di Instagram @psisfcofficial membuat ultimatum tersendiri supaya kejadian itu tak terulang.

Pasalnya, pada saat PSIS melelang jersey M. Rio, ada dua akun yang tidak bertanggung jawab dan merusak harga jersey itu sendiri.

Beberapa netizen yang membuat ultimatum di unggahan foto PSIS adalah akun @tribun_galeri, @sulthon_soe dan @fmridwan43.

“Seng ra nduwe duet rasah gaya melu nge BID, kanggo kemanusiaan, ora dolanan,” tulis akun @tribun_galeri.

“Semoga berkah, sing BnR karantina wae,” tulis @sulthon_soe.

“Tangkap dan masukan pesantren!”, tulis akun @fmridwan43.

Senada dengan netizen di Instagram PSIS, Yoyok Sukawi yang polonya dilelang juga berharap tidak ada lagi masalah bid and run dilelang yang dilakukan klubnya.

“Saya berharap yang mengikuti lelang bertanggung jawab karena ini bukan main-main. Hasilnya 100 persen juga akan kami sumbangkan berupa sembako ke masyarakat yang membutuhkan melalui teman-teman Panser Biru dan Snex,” ujar Yoyok Sukawi kepada INDOSPORT, Rabu (08/04/20).

Sampai Rabu malam, polo milik Yoyok Sukawi sudah ada yang menawar hingga harga Rp 1.500.000. Namun, masih ada waktu untuk fans PSIS yang menginginkan polo tersebut karena lelang baru akan ditutup pada Jumat pagi.