Menganggur Akibat Kompetisi Vakum, Wasit FIFA Ini Sibuk ‘Tembak-tembakan’

Terhentinya kompetisi sepak bola Indonesia yakni Liga 1 dan Liga 2 akibat pandemi Corona berdampak pada aktivitas para pengadil lapangan. Salah satunya wasit berlisensi FIFA asal Kudus, Dwi Purba. Untuk menambah pemasukkan, dirinya ikut membantu usaha sang kakak di dunia elektronik, khususnya laptop dan komputer.

Tak hanya membantu usaha sang kakak, wasit berusia 31 tahun itu justru temukan game favorit selama libur. Adalah permainan bergenre perang yang kini jadi hobi baru di gadget yang dirinya miliki.

“Ini saya malah lagi demam game perang tembak-tembakan mas di handphone. Setiap hari pasti main itu, gamenya Sniper 3D dan sekarang jadi favorit,” ungkap Dwi Purba kepada INDOSPORT, Minggu (06/04/20).

“Latihan jaga fisik pasti mas, kemarin juga bermain bola dengan teman-teman di sini. Ya untuk mengisi waktu dan penjagaan kondisi saja,” tambah dia.

Selain menjadi wasit, pria bernama lengkap Dwi Purba Adi Purnama itu juga berstatus guru olahraga di SMP Bhakti Praja, Kudus. Namun, selama pandemi Corona, aktivitas belajar mengagajar dilakukan secara online.

“Jadi saya memberikan tugas melalui wali kelas untuk dipraktekan murid-murid di rumah, direkam video dan dikirimkan ke saya lagi. Ya tugas-tugas ringan seperti gerakan, push-up dan shit-up dan gerakan lain,” ujar lulusan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.