Makna Kegagalan Bagi Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts

Pelatih Persib Bandung, Roberts Rene Alberts mengatakan bahwa bagaimana ia menyikapi ketika mengalami kegagalan.

Melansir dari akun Youtube-nya, Roberts mengaku pernah mengalami banyak kegagalan selama ia berkarir sebagai juru racik tim.

Menurutnya pekerjaan menjadi pelatih itu tak jauh dari yang namanya kegagalan.

Ia lantas menceritakan di awal kariernya sebagai pelatih, ia pernah mengalami kegagalan yang terus diingatnya.

“Sebagai pelatih saya punya banyak kegagalan, seperti pelatih-pelatih lainnya,” ujarnya.

“Saya ingat saat di Swedia, saya dipromosikan di divisi kedua. Tim yang saya latih mendapat pramusim, saya berikan beberapa latihan, latihan yang saya berikan terlalu sulit untuk para pemain senior.

“Mereka jadi kehilangan percaya diri karena latihan yang saya berikan terlalu susah. Dan akhirnya kita mengawali musim dengan sangat buruk, itu menjadi kegagalan bagi saya, ” imbuhnya.

Pelatih asal Belanda itu kemudian memberikan tips dan trik bagaimana seharusnya dilakukan ketika menghadapi kegagalan.

“Hal terpenting ketika kamu gagal, percayalah dengan apa yang kalian lakukan, juga pelajari lagi apa yang menyebabkan itu salah,” ujar Roberts.

“Disaat kamu sudah mendapat formula (solusi), kamu harus tetap maju. Kegagalan berarti kamu jatuh, tapi bagaimanapun harus tetap berdiri lagi. Ketika saya kalah di beberapa pertandingan, saya harus menerimanya,” ujarnya.

Tim yang mampu bermain bagus, awalnya juga pernah mengalami kekelahan.

Dari kekalahan itu, ia menjadi tahu apa saja yang harus dibenahi.

Membenahi diri dan terus berusaha maka akan mendapat hasil yang dicapai.

Ia menegaskan bahwa kegagalan itu merupakan bagian dari kesuksesan.

“Tim yang bagus dulunya pernah mengalami berbagai kekalahan, ketika kalah, saya harus menerimanya, saya merespon kembali.” ujarnya.

“Kegagalan merupakan bagian perjalanan karir, tinggal bagaimana kamu menyikapinya,” kata Roberts.