Beto Goncalves Pasrah Kontraknya Dibayar 25 Persen oleh Madura United

Pemain Madura United, Alberto “Beto” Goncalves merasakan besarnya dampak virus corona atau COVID-19 memukul industri sepak bola dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kompetisi harus terhenti dan pemain tak terhindar dari pemotongan gaji atau kontrak, termasuk Liga 1.

Pandemik tersebut memang tak hanya memukul industri sepak bola Eropa saja, hal itu pula terjadi di Indonesia. Sejumlah klub berusaha keras membuat neraca keuangan klub tetap stabil di tengah kondisi tak menentu.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk membantu seluruh klub Liga 1 dan Liga 2. Mereka hanya dibebankan membayar seperempat kontrak pemain atau 25 persen saja saat kondisi krisis seperti ini. Hal itu demi keberlangsungan klub yang tak bisa mendapatkan pemasukan.

Pemain pun pasrah dengan kontrak pemain di Liga 1 hanya dibayar 25 persen. Mereka tak bisa berbuat banyak lantaran terhentinya kompetisi berarti membuat mereka tak bekerja (tampil dalam sebuah pertandingan). Hal itu pula yang dirasakan oleh Beto sapaan akrab Alberto Goncalves.

“Saya memahami situasi sekarang, kita ini tak bekerja dan apa pun keputusannya kita harus terima,” kata Beto kepada IDN Times saat ditanya kewajiban klub yang hanya membayar 25 persen dari kontraknya tersebut.